SUARACELEBEE.COM, MAKASSAR -Berdasarkan Hasil survei terbaru dari Transparency International Indonesia (TII) menempatkan Makassar, Sulawesi Selatan sebagai kota terkorup ke dua, setelah kota Medan pada tahun 2017.
Terkait itu wakil Bupati Soppeng, Supriansa dimintai tanggapannya mengatakan, bahwa walikota Danny Pomanto jangan kendor dalam melakukan inovasi pembangunan di Makassar ke arah yang lebih baik.
“Jadikanlah penilaian itu sebagai motivasi untuk memperbaiki kinerja SKPD sesuai leading sektor masing-masing. Menurut saya Makassar cukup bagus perkembangannya di tangan Danny Pomanto bersama Deng ical,” kata Supriansa saat dihubungi melalui via WhatsApp, Kamis (23/11/2017)
Atas survei yang silakukan TII itu, Supriansa terlihat memberi suport kepada rekan sejawatnya bahwa jangan kita mundur berpikir dan berinovasi hanya karena penilaian segelintir orang.
Ia mebambahkan, Kota Makassar sebagai pintu gerbang ekonomi Indoneaia timur layak menjadi perhatian banyak kalangan. Penilaian bisa datang dari para ahli ekonomi, budaya, agama, keamanan dan lain lain. Dan secara umum Danny Ical mampu membawa Makassar kearah lebih baik.
Namun apa yang menjadi kekurangan pemimpin Makassar hari ini merupakan pekerjaan rumah untuk walikota berikutnya.
“Saya kira apa yang menjadi kekurangan walikota hari ini, merupakan pekerjaan rumah untuk walikota berikutnya. Karena Makassar tidak bisa dibiarkan mundur lagi,” tegasnya.
Sebagai gerbang Indonesia Timur, Makassar harus tetap maju sederet kemajuan kota-kota berkembang di dunia.
Hasil Survei TII, dari 12 kota yang disurvei, Medan menjadi kota terkorup karena hanya mendapat 37,4 poin. Berturut-turut setelah Medan, ada Makassar (53,4), Bandung (57,9), Semarang (58,9), Surabaya (61,4), dan Manado (62,8).
Kemudian, Padang (63,1), Banjarmasin (63,7), Balikpapan (64,3), Pekanbaru (65,5), Pontianak (66,5), serta Jakarta Utara (73,9) yang merupakan kota terbersih dari praktik korupsi. (*)




