SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Direktur Eksekutif Komite Pengawas Perusda Seluruh Indonesia (Komparasi), T. Dwi Chaerul Umam SH mendesak BPKP Perwakilan Sulsel dan Inspektorat segera melaporkan hasil temuan dan pemeriksaannya terhadap Perusda Sulsel kepada Gubernur sekaligus merilis hasil temuan tersebut agar publik mengetahui kinerja Direksi Perusda Selama ini dan menjadi dasar hukum Gubernur Sulsel dalam mengambil langkah dan kebijakan terhadap direksi perusda selama ini.
“BPKP dan Inspektorat Sulsel terkesan lamban dalam melaporkan hasil pemeriksaannya di Perusda Sulsel, padahal karut marut persoalan terjadi selama ini yang berpotensi dan patut diduga merugikan keuangan negara/pemerintah daerah,” tegas Chaerul Umam.
Lebih jauh dijelaskan, hasil pemantauan dan pengawasan pihaknya, ditemukan beberapa persoalan yang terjadi selama ini diantaranya penyewaan aset milik perusda yang jauh dibawah harga serta persoalan internal pegawai/karyawan perusda.”Bagaimana mungkin dikatakan Perusda mengalami keuntungan dan ‘sehat’ jika gaji karyawannya saja tertunggak dan dana kas perusda yang ditinggalkan direksi lama minus alias kosong, padahal menurut Direktur Keuangan Tony M Pahlevi di salah satu media online beberapa waktu lalu seolah olah Perusda Sulsel yang dipimpinnya selama ini mengalami keuntungan dan sehat. Inikan informasi yang bertolak belakang dengan fakta sesungguhnya,” tegas Chaerul Umam.
Dengan fakta dan kenyataan yang terjadi di Perusda Sulsel saat ini, pihaknya mendesak Gubernur Sulsel untuk segera mengambil sikap atas posisi direksi perusda yang lama saat ini yang terkesan tidak memiliki kemampuan dan sudah tidak memiliki kinerja lagi.”Gubernur sebagai owner perusda Sulsel, harus segera mengambil langkah dan kebijakan terhadap jajaran direksi lama perusda Sulsel dan bisa menggantinya karena sudah tidak memiliki kinerja dan tidak produktif lagi,” tegas Chaerul Umam.(*)



