banner dprd mkassar

Memahami Manusia di Balik Angka, Akademisi UNIBOS Teliti Peluang Masa Depan Gen Z Putus Sekolah di Makassar

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Universitas Bosowa (Unibos) terus menghadirkan penelitian yang tidak hanya berangkat dari data, tetapi juga berupaya memahami realitas kehidupan masyarakat secara langsung.

Melalui penelitian fundamental bertajuk “Model Minat dan Tantangan Berwirausaha bagi Generasi Z Putus Sekolah di Makassar,” tim peneliti Unibos melakukan kunjungan dan wawancara langsung dengan sejumlah Generasi Z di RSUD Kota Makassar (RS Daya Makassar), Kamis (27/8/2026).

Kegiatan penelitian tersebut melibatkan Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Keuangan Universitas Bosowa, Prof. Dr. Seri Suriani, S.E., M.Si., bersama Dr. Muh. Kafrawi Yunus, S.E., M.M.

Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam proses pengumpulan dan pendalaman data penelitian, khususnya untuk memahami pengalaman serta kondisi yang dihadapi Generasi Z yang mengalami berbagai persoalan sosial dan berada dalam situasi rentan.

Melalui dialog dan wawancara langsung, tim peneliti memperoleh perspektif yang lebih dekat mengenai berbagai persoalan yang mungkin melatarbelakangi perilaku berisiko, mulai dari tantangan pendidikan, kondisi keluarga, lingkungan pergaulan, persoalan ekonomi, hingga kehilangan arah dalam menentukan masa depan.

Prof. Dr. Seri Suriani menekankan bahwa penelitian ini berupaya melihat Generasi Z secara lebih manusiawi dan tidak semata-mata menempatkan mereka dalam label sebagai kelompok yang bermasalah.

Di balik berbagai persoalan yang dihadapi, terdapat anak-anak muda yang memiliki pengalaman hidup, harapan, serta keinginan untuk memperbaiki kehidupannya.

Wawancara langsung menjadi ruang penting bagi peneliti untuk memahami apa yang mereka rasakan, apa yang mereka harapkan, serta peluang yang masih dapat dibangun untuk membantu mereka kembali menemukan arah masa depan.

Perspektif tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam mengidentifikasi berbagai faktor yang mendorong maupun menghambat Generasi Z putus sekolah untuk terlibat dalam kegiatan yang lebih produktif, termasuk dalam bidang kewirausahaan.

Penelitian ini juga menempatkan kewirausahaan tidak sekadar sebagai aktivitas ekonomi, tetapi sebagai salah satu alternatif ruang pemberdayaan yang dapat dikembangkan melalui dukungan keterampilan, pendampingan, kesempatan, serta penguatan kapasitas generasi muda.

Dr. Muh. Kafrawi Yunus, S.E., M.M. menambahkan bahwa pemahaman terhadap kondisi nyata di lapangan menjadi bagian penting dalam membangun model penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, penelitian tidak cukup hanya mengandalkan angka dan data statistik. Mendengar langsung pengalaman serta aspirasi responden dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Kunjungan ke RSUD Kota Makassar ini menjadi salah satu langkah awal bagi tim peneliti untuk melihat lebih dekat manusia di balik angka.

Melalui penelitian fundamental tersebut, Universitas Bosowa berharap dapat menghasilkan model pemberdayaan yang lebih realistis, kontekstual, dan manusiawi bagi Generasi Z putus sekolah di Kota Makassar.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuka perspektif baru bahwa setiap generasi muda, termasuk mereka yang pernah kehilangan arah atau menghadapi persoalan sosial yang kompleks, tetap memiliki potensi untuk memperoleh kesempatan kedua.

Dengan dukungan yang tepat, penguatan keterampilan, akses terhadap peluang ekonomi, serta lingkungan yang mendukung, generasi muda dapat kembali membangun kepercayaan diri dan merancang masa depan yang lebih produktif.

Penelitian ini menjadi wujud komitmen Universitas Bosowa dalam menghadirkan kajian akademik yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan pembangunan masyarakat.

Sebab di balik setiap angka dan persoalan, selalu ada manusia yang masih memiliki harapan untuk tumbuh, bangkit, dan membangun kembali masa depannya.

PDAM Makassar