banner dprd mkassar

Kadis DPPKB Makassar: Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Hak-hak Reproduksi Bagi Pasangan Subur (PUS) sebagai Prioritas Utama

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR –
Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan reproduksi dan pemahaman akan hak-hak reproduksi, Plt Kepala Dinas DPPKB Makassar, Syahruddin S.Sos., M.Adm.Pem, memimpin acara sosialisasi yang bertemakan “Kesehatan Reproduksi dan Hak-hak Reprodu” di Hotel Karebosi Premier, Kota Makassar. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali, SE., MM.

Syahruddin S.Sos., M.Adm.Pem dalam sambutannya menjelaskan makna dari kesehatan reproduksi menurut World Health Organization (WHO), yakni keadaan fisik, mental, dan sosial yang utuh dalam segala aspek yang berkaitan dengan sistem reproduksi, fungsi, dan prosesnya.

“Dalam konteks kebijakan pemerintah terkait kesehatan reproduksi, terdapat pendekatan holistik dan terpadu yang menitikberatkan pada pendekatan siklus hidup, keadilan, serta kesetaraan gender. Pelayanan kesehatan reproduksi yang berkualitas juga menjadi fokus, terutama bagi keluarga miskin,” ujar Syahruddin.

Selain itu, dia juga menyoroti beberapa isu strategis terkait kesehatan reproduksi, seperti rendahnya derajat kesehatan anak dan remaja, peningkatan perilaku berisiko, rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku anak serta remaja dalam menghadapi masalah kesehatan reproduksi, serta masalah gizi, anemia, LGBT, pornografi, dan kekerasan seksual.

“Dalam sosialisasi ini, kami juga menyampaikan bahwa usia pernikahan yang ideal adalah 21 tahun bagi wanita, di mana sistem reproduksi sudah siap. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko saat persalinan serta mempengaruhi perkembangan janin yang tidak terganggu,” tambahnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat, terutama pasangan subur, tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta hak-hak yang dimiliki dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi dan hak-hak reproduksi sebagai bagian penting dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.(*)

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *