SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Memasuki masa reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wajo mulai turun ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Anggota DPRD Wajo asal partai NasDem, daerah Pemilihan IV (Majauleng, Bola, Takkalalla, Penrang) periode 2014-2018 Andi Gusti A. Makkarodda memilih kelurahan Macanang sebagai lokasi pertemuan.
Kegiatan ini dilakukan, Ahad 28 Oktober 2018 di Jalan Labessi kelurahan Macanang. Reses tersebut dihadiri oleg ratus warga kelurahan Macanang dan desa sekitarnya.
Selain karena merupakan daerah pemilihannya, Macanang dipilih karena status kelurahan (bukan Desa, red.)
Hal tersebut menjadi salah satu alasan sekertaris komisi II DPRD Wajo ini memilih Macanang sebagai titik lokasi reses. Demikian ia sampaikan dalam sambutannya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Macanang dalam tugasnya sebagai anggota DPRD.
“Saya memilih Macanang karena sebagai bentuk komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat Macanang. Ini sama sekali bukan karena pertimbangan pemilu tetapi karena tanggungjawab saya selaku anggota DPRD. Saya tidak punya suara di kelurahan Macanang tetapi kehadiran saya hari ini sebagai anggota dewan kabupaten wajo yang wajib memperjuangkan seluruh daerah wajo dan Macanang salah satunya.” Jelasnya
Tidak seperti biasanya, mantan ketua umum Hipermawa periode 2000-2001 yang dikenal sangat vokal dalam rapat-rapat DPRD ini, terlihat lebih banyak mencatat aspirasi masyarakat.
Salah satu warga Macanang yang memasuki tenda tempat pertemuan menyatakan penyesalannya karena tidak memilih Andi Gusti Makkarodda pada pemilu lalu.
“Mendengar komitmennya, seharusnya saya mendukung dan memilih pak Andi Gusti pada pemilu lalu, yang kita dukung belum pernah ada kegiatan seperti ini” ungkap Suardi dalam bahasa bugis.
Andi Gusti yang mendengar pernyataan tersebut, langsung tersenyum dan menjawab; Degaga golla. (Tidak ada gula, red.)
Dikonfirmasi terkait jawabannya tersebut, ketua DPD Partai NasDem Wajo ini menyatakan sudah sering bercanda dengan pak Suardi.
“Dimana pun kami bertemu pasti saling bercanda. Dulu saya datang minta dukungan, ia sampaikan keluhan atas pragmatisnya pemilih. Konon Macanang, hanya memilih caleg yang punya pemberian seperti Gula pasir dan lain lain. Makanya setiap saya ketemu, selalu saya bilangin tidak ada gula.” Jelas Andi Gusti.(*)









