Opini : “Cara Konsumsi Politik Yang Keliru”

PDAM Makassar

Oleh : Noval Abdussamad

SUARACELEBES.COM, GORONTALO – “Sambelolo didumahe ciritai uhepohutuwo li gubernur, ngangaamila mamotota, dila delo olo tawewo”.

Kalimat diatas adalah ucapan yang sering saya dengar tatkala menyempatkan diri berdiskusi dengan berbagai kalangan.

Mereka merasa apa yang telah dikerjakan oleh Gubernur Rusli tidak perlu diceritakan karena masyarakat merasakan kehadiran negara dibawah kepemimpinan Gubernur Rusli, petani, nelayan, pelaku UMKM dan kalangan “wong cilik” lainnya tau apa yang dilakukan Gubernur dua periode itu.

Disisi lain, ada persepsi serta pandangan pendek dan sempit tak mampu mengapresiasi prestasi Gubernur untuk Gorontalo meski tanpa malu turut serta menikmati karya-karya “Bapak Pembangunan” itu.

Semuanya didasari pada kepentingan politik, hasilnya, tentu negatif. Kacamata negatif inilah menurut hemat saya tak bermanfaat.

Ibarat orang yang sedang makan, cara konsumsi makanan menentukan output dari asupan makanan tersebut. Karena disibukan dengan mencari-cari kesalahan Gubernur, mereka tidak bisa memberi sesuatu yang bermanfaat untuk rakyat, hanya sebatas ikut-ikutan dengan apa yang sudah dilakukan Gubernur.

Sebagai contoh, petani mana yang tidak paham bantuan Gubernur, bantuan bibit unggul, mesin penggiling padi berkualitas dan kebijakan pro petani lainnya.

Karena sibuk mencari kesalahan Gubernur, pada akhirnya mereka pun ikut-ikutan memberi bantuan pada petani. Memberikan bantuan Alsintan misalkan, sudah lama lebih dulu dilakukan Gubernur Rusli Habibie.

Begitu pula dengan program NKRI Peduli yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo yang didalamnya terdapat bagi-bagi sembako buat masyarakat, mereka pun ikut-ikutan memberikan sembako pada masyarakat.

Cara konsumsi politik seperti ini sah-sah saja, tapi keliru. Semoga kedepan masyarakat Gorontalo benar-benar dapat melihat program-program dari mereka yang baru bukan sekedar ikut-ikutan dengan program yang sudah lama dijalankan oleh Gubernur Gorontalo.

Noval Abdussamad
Gorontalo, 30 Agustus 2021

Pemkot Makassar SC
Pangkep SC