SUARACELEBES.COM, GORONTALO – Pernyataan kontroversi Adhan Dambea di media online berbuntut panjang. Berdasarkan pantau media, satu persatu civitas akademika menyayangkan seruan AD untuk tidak kuliah di Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo.
“Adanya pemberitaan mengenai seruan terhadap anggota legislatif dan masyarakat agar tidak kuliah di Unisan. Merupakan suatu pernyataan yang mencederai institusi Unisan secara kelembagaan”, ungkap Saharuddin, SH.MH.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Hukum ini memberikan pandangannya.
“Namun pun apabila ada pesoalan pribadi. Maka bijaklah dalam menempatkan sesuatu. Fakultas Hukum merupakan salah satu fakultas yang tidak terpisahkan dari Universitas Ichsan Gorontalo secara institusional. Fakultas hukum pun merupaka bagian tak terpisahkan dari tumbuh kembangnya Masyarakat sadar hukum di Provinsi Gorontalo dan provinsi penyangga lainnya.”
Sebagai penutup, salah satu anggota Dewan Pengawas Notaris ini mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk bergabung membesarkan Provinsi Gorontalo dengan mendaftar di fakultas mana pun di kampus Hijau Hitam.
Disaat yang sama, saya merasa kecewa dengan salah satu oknum anggota DPRD Provinsi Gorontalo yang menyerukan hal tersebut. Apalagi beliau adalah alumni, yang seharusnya menjadi garda terdepan untuj menjaga nama baik almamaternya.
Fakultas hukum beberapa tahun terakhir, memang menjadi fakultas terfavorit masyarakat Provinsi Gorontalo dan di provinsi terdekat. Kemampuan melahirkan Sumber Daya Manusia yang memiliki kecerdasan juris-juris profesional. Hal ini terkonfirmasi dari banyaknya staf pengajar melahirkan banyak buku hukum, tercover sebagai ahli di lembaga penegak hukum dan mayoritas pengajarannya sudah bergelar Doktor di bidang ilmu hukum.(*)










