SUARACELEBES.COM, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Koordinasi Terkait Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Ruang Rapat Huyula Lt.2 Kantor Gubernur Gorontalo, Senin (03/4/2023).
Rapat tersebut membahas laporan ketersedian BBM, Laporan Ketersedian bahan kebutuhan pokok dan harga, laporan perkembangan harga dan pasokan komoditi pangan dan laporan perkembangan harga komoditi perikanan serta penerbitan surat rekomendasi untuk nelayan, laporan perkembangan harga dan pasokan komoditi pertanian dan surat rekomendasi untuk petani.
Pertemuan dalam rapat juga mengevaluasi ketersediaan BBM jelang hari besar keagamaan khususnya hari raya Idul Fitri 1444 H
Kepala Biro Pengendalian Ekonomi dan Pembangunan Sagita Wartabone, ST.,MM menyampaikan terkait rapat hal-hal mengenai ketersediaan BBM yang akan berdampak pada kenaikan inflasi.
“Informasi dari beberapa pihak bahwa ada kesulitan dari beberapa pengangkut khususnya kontener untuk mengangkut barang di pelabuhan-pelabuhan karena kesulitan untuk mendapatkan BBM”, kata Sagita
Menurutnya, Penyampain dari SPBU terkait pelayanan kepada pemilik kontener dalam hal pengangkutan sembako dan barang-barang strategis lainnya sehingga ini tidak menjadi penyebab inflasi karena terkendala pada ketersediaan bahan pokok di provinsi Gorontalo. Menurut informasi banyak barang-barang di gudang belum terbongkar karena kesulitan BBM. Mencari solusi bagaimana mengatur Kembali distribusi BBM kepada pemilik kontener.
Dari kesimpulan dan Tindak Lanjut rapat tersebut sepakat bahwa Pemerintah Provinsi akan menyurat ke BPH MIGAS untuk penambahan kuota BBM, Untuk penyaluran subsidi tepat Pertamina akan membuat surat ke SPBU untuk pengaturan penyaluran BBM, Untuk pabrik sawit yang diduga kenderaannya menggunakan BBM subsidi akan di undang, baik yang di Pohuwato atau di Boalemo mengenai pengaturan truk-truk yang memuat Sawit, Untuk kebutuhan solar akan dirapatkan dengan dinas pengelola proyek fisik yang membutuhkan solar non subsidi tapi untuk proyek, dan Menjelang HBKN stok BBM aman tinggal bagaimana cara pengaturan dilapangan.
Rapat dipimpin oleh Asisten II dan di hadiri oleh Staf ahli Gubernur Bidang perekonomian, Keuangan dan Pembangunan, Kepala Biro Pengendalian Ekonomi dan Pembangunan Perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, GM PT Pelindo IV Cabang Gorontalo, Gm Depo Pertamina Gorontalo, Ketua ALFI/ILFA DPW Gorontalo, Perwakilan SPBU Gorontalo.(*)









