banner dprd mkassar

60,48 Persen Masyarakat Puas Kinerja SYL

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo ikut memberikan komentar terkait hasil survei lembaga Poltracking Indonesia terkait evaluasi kinerja pemerintah daerah di Sulsel.

Syahrul mengatakan survei sah-sah saja dilakukan asal sesuai metode dan dilakukan secara objektif.

Hanya saja dirinya meminta masyarakat untuk melihat sendiri hasil pembangunan di Sulsel selama hampir 10 tahun masa kepemimpinannya menjadi Gubernur Sulsel.

“Saya ngga mau debat soal itu, anda lihat dan rasakan saja secara faktual. Bukan secara data dan jangan tanya saya. Mudah-mudahan semua data itu bersumber dari objektif,” kata Syahrul saat ditemui di RS Islam Faisal, Senin (25/9/2017) kemarin.

Lebih jauh Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) tetap mengapresiasi hasil riset yang dilakukan Poltracking Indonesia meski di Sulsel tidak lama lagi akan berlangsung pemilihan kepada daerah.

“Kita apresiasi jika riset itu dilakukan secara pendekataan keilmuan bukan karena di Sulsel ini mau Pilkada. Saya tidak ingin penilaian ini dikait-kaitkan dengan politik,” urainya.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga Poltracking Indonesia, di Makassar, kemarin.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo selama memimpin Sulsel untuk periode keduanya mencapai 60,48 persen.

Angka ini diperoleh dari gabungan antara cukup puas sebanyak 50,38 persen dan sangat puas 10,10 persen.

Kepuasan tersebut secara kuantitatif, kata Senior Manajer Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi angka tersebut tidaklah rendah karena diatas 50 persen.

“Itu artinya Pak Gubernur Sulsel mampu memperlihatkan kinerjanya terhadap masyarakat Sulsel dengan baik,” kata Arya.

Tak hanya bagi SYL, Poltracking juga menilai kinerja Wagub Sulsel Agus Arifin Nu’mang yang berada di angka 59,21 persen. Secara kuantitatif tingkat kepuasan wagub selisih tipis 1,27 persen di bawah gubernur.

“Hasil survei kami menunjukkan persoalan di bidang infrastruktur jalan dan jembatan (20,97 persen) adalah persoalan mendasar yang dihadapi publik,” kata Senior Manajer Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi.

Pengamat pemerintah dari Bosowa Arief Wicaksono tak menampik bahwa kepemimpinan SYL selama dua periode di Sulsel tampak terlihat jelas keberhasilannya.

Meski masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi dan segera mungkin menuntaskan apa yang menjadi program dan visi misinya saat terpilih sebagai gubernur Sulsel untuk periode keduanya.

“Kami menyakini apa yang menjadi keinginan Pak Gub membangun Sulsel yang lebih baik akan tercapai sebelum jabatannya sebagai kepala daeah berakhir,” kata Arief. (*)

PDAM Makassar