banner dprd mkassar
Wajo  

EMP Tegaskan Skema PI Bukan Ranah Field Operations, Pilih Absen dari Dialog Publik JMSI Wajo

SUARACELEBES.COM, WAJO – Surat balasan PT Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd. (EMP) atas undangan Dialog Publik Participating Interest (PI) Migas yang digelar JMSI Kabupaten Wajo menjadi perhatian tersendiri.

Dalam surat tertanggal 12 Juli 2026 itu, EMP menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif JMSI membuka ruang diskusi publik, namun memastikan tidak dapat menghadiri forum tersebut.

Alasan yang disampaikan bukan semata karena kesibukan operasional. EMP secara tegas menyebut bahwa kapasitas Field Operations Manager hanya berfokus pada pencapaian target teknis operasional, keselamatan kerja, dan kelancaran produksi gas di lapangan.

Yang menarik, EMP juga menegaskan bahwa substansi mengenai skema Participating Interest (PI) berada di luar fungsi teknis operasi lapangan. Pernyataan ini secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa pembahasan PI merupakan kewenangan pada level pengambil kebijakan atau manajemen yang lebih tinggi, bukan berada di level operasional perusahaan di lapangan.

Sikap tersebut memunculkan pertanyaan lanjutan: siapa sebenarnya pihak yang paling tepat memberikan penjelasan kepada publik mengenai mekanisme, negosiasi, dan pembagian Participating Interest di Wilayah Kerja Sengkang?

Surat ini sekaligus mempertegas bahwa isu PI bukan persoalan teknis produksi migas, melainkan menyangkut aspek kebijakan, tata kelola, dan hubungan antara pemerintah serta badan usaha yang berwenang. Karena itu, desakan agar pihak-pihak yang memiliki otoritas pengambilan keputusan hadir dalam forum publik dinilai semakin relevan untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai keadilan pembagian manfaat migas bagi daerah penghasil.

PDAM Makassar