banner dprd mkassar

Tingkatkan Kesadaran Terhadap Lingkungan, Bosowa Peduli Gelar Penyuluhan Pengelolaan Sampah di Bonto Makkio

MAKASSAR — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan dan pengelolaan limbah rumah tangga, Bosowa Peduli menyelenggarakan kegiatan penyuluhan pengelolaan sampah yang dipusatkan di Kelurahan Bonto Makkio, Makassar, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini mencakup sosialisasi komprehensif mengenai tata cara pemilahan serta pengelolaan sampah organik dan non-organik, hingga pengenalan sistem pengolahan sampah organik berbasis Teba (sistem pembuatan kompos/resapan sampah organik alami).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Bosowa Peduli terhadap program Pemerintah Kota Makassar dalam mengantisipasi dan mengatasi permasalahan persampahan di wilayah perkotaan.

Hadir sebagai narasumber utama, Deputy Bosowa Peduli, Marini Ambo Wellang, memaparkan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat dalam memandang sampah harian. Menurutnya, sampah tidak lagi sekadar limbah yang harus dibuang, melainkan memiliki potensi nilai ekonomi yang dapat menambah penghasilan keluarga.

“Saat ini sampah sudah ada harganya. Jadi jika warga memiliki sampah plastik, kertas bekas, kardus, maupun barang daur ulang lainnya, jangan langsung dibuang begitu saja. Kumpulkan, pilah dengan baik, dan itu bisa dijual ke pengepul,” ujar Marini di hadapan para peserta penyuluhan.

Selain edukasi mengenai sampah non-organik bernilai jual, warga Bonto Makkio juga dibekali pemahaman praktis tentang penggunaan metode Teba untuk menangani sampah dapur dan sisa makanan (organik) agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Melalui aksi nyata ini, Bosowa Peduli berharap warga Bonto Makkio dapat mulai menerapkan budaya pilah sampah dari rumah tangga secara konsisten. Program ini diharapkan tidak hanya menciptakan lingkungan pemukiman yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi positif berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

PDAM Makassar