banner dprd mkassar
DAERAH  

Deklarasi Damai, Aktivis Pemuda Sulsel : Jangan Karena Kepentingan Politik Kita Terpecah

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Jelang perhelatan pesta Demokrasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan legislatif dan DPD, sejumlah Aktivis Komponen Pemuda Sulawesi Selatan menggelar deklarasi damai yang dirangkaikan dengan diskusi
mengangkat tema kebangsaan menjelang Pemilu 2019 pileg dan pilpres berlangsung dengan sejuk dan damai, di sebuah cafe di Jalan Faizal Makassar.

Langkah ini diambil oleh kelompok aktivis pemuda ini, setelah melihat tensi politik mulai memanas, untuk itu Mujiburrahkan yang mewakili KNPI Sulawesi Selatan yang hadir dalam acara tersebut menghimbau semua pihak agar menjaga persaudaran. “Jangan karena kepentingan politik kita terpecah, persaudaraan itu harus tetap terjaga. Para caleg memberikan pendidikan politik sehingga nantinya menghasilkan pelaksanaan pemilu yang bermatabat,” kata Mujiburrahkan.

Lanjut Sekretaris KNPI Sulsel itu menekankan agar penyelenggara pemilu mengantisipasi adanya pelanggaran pemilu. “Dugaan adanya pelanggaran pemilu ini harus ditanggani dengan baik dan cepat oleh penyelenggara pemilu, karena jika tidak dilakukan penindakan dengan baik bisa memicu terjadinya konflik,” tandanya.

Faktor yang ketiga menurut Mujiburrahman yang harus diperhatikan adalah para Caleg atau Kandidat atau pun tim pemengan Pilpres untuk tidak mengeluarkan peryataan pernyataan hoax, karena dapat memicu terjadinya konflik.

Perwakilan dari tokoh agama, Dr. Abdul Wahin mengatakan para kandidat untuk mengedepankan nilai nilai budaya. “Kita di Sulsel ada namanya budaya sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge, nah nilai nilai ini harus diterapkan untuk mewujudkan suasana kondusif ditengah masyarakat.

Sementara itu Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Bastian Littu meminta semua pihak untuk nenjungjung nilai nilai pancasila dan menghilangkan politisasi SARA.

“Saat pesta demokrasi politisasi SARA itu sering muncul nah ini yang harus dihilangkan pada Pilpres dan pileg kali ini, karena politisasi SARA ini dapat memecah persatuan dan mencegah politisasi uang. Yang harus dikedepankan
persaudaraan, menjaga kegiatan pemilu berjalan dengan baik,” harap Bastian (*)

Deklarasi yang di inisiasi oleh KNPI Sulsel dan Poros Pemuda indonesia sulsel dihadiri oleh berbagai komponen pemuda dan pergerakan mahasiswa di Sulsel

Hadir diantaranya Yang Hadir dalam Deklarasi, Sekertaris KNPI Sulsel Mujiburrahman,ketua GP Ansor Kota Makasar Muhammad Harun, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Bastian Littu, Ketua GMNI Sulsel Sofyan Torau, Sekjen KAMMI Sulselbar Abdul Karim , Ketua Gema Tionghoa (Gema Inti) Ronald ,Ketua serikat mahasiswa Muslimin Indonesia Muhammad imam,Ketua serikat pelajar muslimin indonesia Rustam,Ketua Poros Pemuda Indonesia sulsel Taqwa Bahar,
Ketua LKB HMI Cabang Gowa Raya Malaba Randi Ashari dan Ketua Senat mahasiswa UiN Alauddin, Fauzi Ali Akbar.(*)

PDAM Makassar