SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Salah satu isu sentral dan strategis dalam menyikapi proses demokrasi penyelenggaraan pemilu 2019, adalah terkait public trust, rasa keadilan dan integritas pemilu sebagai parameter pemilu demokratis. Keadilan dan integritas pemilu harus dapat diwujudkan secara nyata dalam pengaturan semua tahapan pemilu.
Pandangan masyarakat pun berbeda beda dalam penyikapan hasil Pemilu 2019, dan sebagian besar menilai, pemilu 2019 adalah pemilu terburuk sepanjang sejarah kepemiluan dengan berbagai aspek dan persoalan yang muncul, termasuk integritas, kredibilitas penyelenggara pemilu itu sendiri.
Menyikapi hal tersebut, pemerhati Politik dan Kepemiluan, MS Baso DN telah membentuk sebuah lembaga bernama Batara Sabintang Election (B450) Institute dibawah naungan Yayasan Batara Utama miliknya yang terbentuk sejak 1993. Lembaga ini hadir untuk melakukan pengawalan, pengawasan serta melakukan pendidikan politik kepada masyarakat, agar tercipta sebuah proses demokrasi yang mendapatkan kepercayaan (public trust), kepada seluruh stakeholder kepemiluan.
“Kedepan kami akan melakukan pengawalan dan pengawasan jalannya proses demokrasi, baik pemilu maupun pilkada yang tidak lama lagi akan dihelat dibeberapa kabupaten/kota di Provinsi Sulsel. Proses demokrasi pemilihan kepala daerah kedepan, harus berjalan sesuai dengan ketentuan dan itulah yang akan kami lakukan kedepannya. Kami sangat berharap dukungan semua pihak, utamanya stakeholder kepemiluan, agar kita dapat menghasilkan sebuah proses demokrasi yang berkualitas,” tegas Baso.
Selain itu, masalah tersebut diatas hal lain yang perlu dilakukan pengawalan dan pengawasan secara ketat adalah kampanye menjadi instrumen efektif guna meraih dukungan massa dan pemilih dalam pemilu. Oleh karenanya, kampanye pemilu tidak boleh dibiarkan menjadi lorong gelap tanpa lampu penerang aturan yang jelas.
“Badan pengawas memang sudah disiapkan, namun terkadang terkesan ‘menutup mata’ dan membiarkan persoalan yang terjadi. Makanya hadir B450 Institute sebagai salah satu lembaga yang akan menjadi pilar penting proses demokrasi di Republik ini, khususnya di Sulsel,” tegas Baso.(*)









