CH Umam : Sering Ciptakan Peta Konflik dan Konspirasi di Tubuh Bank Sulselbar.
SUARACELEBES.COM, MAKASSAR -Lembaga Pemantau Perbankan dan Perusahaan Daerah Indonesia Sulawesi (LP3DIS) mendesak Gubernur Sulsel selaku pemegang saham pengendali Bank Sulselbar untuk segera mengganti Muhammad Amri selaku Komisaris di Bank Sulselbar. Direktur Eksekutif LP3DIS Sulsel, CH Umam menegaskan, dari laporan dan pemantauan, ditemukan berbagai persoalan terjadi, baik program kerja tidak efektif berjalan maupun terjadi konflik serta ketidakharmonisan ditubuh di Bank Sulselbar antara Direktur dengan direktur, antara PJ Dirut dengan Komut penyebabnya diduga dilakukan Komisaris Muhammad Amri yang kadang memberikan info tentang keburukan Komut ataupun keburukan Pj Dirut dengan fakta dibolak balik.
“Jika ketemu Komut, maka yang sejelek jelekkan Dirut, demikian sebaliknya. Berbicara dengan Dirut yang dijelaskan Komut. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, RUPS harus segera memberhentikan yang bersangkutan agar Bank Sulselbar sehat dan tidak terjadi konflik berkepanjangan,” tegas CH. Umam.
Lebih jauh dijelaskan, keberadaan Amri Sebagai Komisaris di Bank Sulselbar, juga tidak memberikan dampak yang cukup berarti karena lebih banyak meninggalkan tempat kerja daripada berada diruang kerjanya. Bahkan melakukan perjalanan dinas beberapa kali, baik dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan terakhir sebelum pandemi covid19 merebak luas, sempat terciduk di bandara Jakarta sekira bulan Januari atau Februari, dan setelah itu informasi yang diterima LP3DIS Amri mengajukan usulan ke Komut untuk dapat diberikan tugas melakukan perjalanan ke Sulbar.

“Silahkan cek dan kroscek perjalanan dinas yang bersangkutan dan kehadirannya di Bank Sulselbar selama menjadi komisaris serta berapa besar anggaran yang digunakan. Info A1 juga dari internal Bank Sulselbar, keberadaan yang bersangkutan tidak terlalu mendapat respon dari kalangan internal dan jajaran direksi karena terkadang merasa terlalu over dan bertindak seolah olah dia (Amri-red) pemilik Bank plat merah tersebut,” jelasnya.
Sebelum persoalan semakin runyam dan penuh konflik yang akan menggangu kinerja Bank Sulselbar, secepatnya Gubernur Sulsel Untuk mencopot yang bersangkutan dengan menunjuk personil lain yang profesional dan atau menerima usulan dari utusan pemegang saham, sehingga Komisaris Sulselbar bisa menjalankan tupoksi dengan baik dan benar. Ada dugaan Amri berupaya juga melakukan ‘penggulingan’ PJ Dirut dan Komut dengan memberikan informasi yang tidak benar kepada pihak pihak lain, sehingga kinerja PJ Dirut dan Komut terkesan buruk. Ini saya dapat infonya dari sumber terpercaya, silahkan di kroscek,” tegas CH Umam.(Ril)



