SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Sebanyak 17 orang mengalami luka akibat gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (8/6/2022) kemarin.
Gempa dengan kekuatan sebesar magnitudo 5,8 tersebut mengakibatkan 17 orang luka, 3 diantaranya luka berat, luka sedang satu orang dan Luka ringan 13 orang.
Para korban saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara, RSUD Mamuju, RSUD Sulbar dan Puskemas Binaga.
“Kondisi pemantauan korban luka-luka di pasca kejadian bencana, luka berat ada 3 orang, luka sedang satu orang dan Luka ringan 13 orang. Para korban dirawat di RS Bhayangkara, RSUD Mamuju, RSUD Sulbar dan Puskemas Binaga,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulbar, Amri Ekasakti.
Sementara itu, BPBD juga telah mengkonfirmasi sebanyak 15 ribu warga di Mamuju dan Majene mengungsi di lokasi pengungsian, antara lain Stadion Manakarra, dengan rincian ada 1.185 orang, Jalur dua Kelurahan Mamunyu ada kurang lebih 500 orang, kantor Bupati Mamuju kurang lebih 100 orang dan kantor TVRI Sulbar kurang lebih 70 orang.
Untuk di Kabupaten Majene lokasi pengungsian di pusatkan di SMK Bukit Tinggi kurang lebih 500 orang mengungsi, serta di Kelurahan Malunda, Desa Maliaya, Mekkatta, Lombong dan Kecamatan Tubo kurang lebih ada 7.000 orang yang tersebar secara berkelompok di daerah masing-masing.
Dapur umum pun kini telah didirikan baik dari milik Brimob, Kementerian PU, Dinas Sosial Sulbar dan di tempatkan di Stadion Manakarra, kantor Bupati Mamuju serta Jalur 2 Mamunyu, untuk mendistribusikan kebutuhan para pengungsi.










