banner dprd mkassar

Legislator Golkar Debbie Rusdin Reses di Tamalate, Warga Keluhkan Kenaikan Sembako dan Bantuan Tak Merata

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR –
Legislator DPRD Sulsel Andi Debbie Purnama Rusdin melakukan Reses Masa Persidangan III tahun 2022/2023 yang bertempat di Aula Wisma Latobang, Kelurahan Jongayya, Kecamatan Tamalate, Jumat (02/06/2023).

Andi Debbie Purnama Rusdin mengucapkan terima kasih kepada para warga Kecamatan Tamalate. Selain itu, dia juga menjelaskan terkait apa reses itu kepada para warga.

“Jadi anggota DPRD itu melakukan reses sebanyak 3 kali dalam setahun untuk mendengarkan aspirasi atau keluhan dari masyarakat,” jelasnya.

“Reses itu adalah temu konstituen, yaitu bertemu langsung dengan warga atau masyarakat. Jadi bapak ibu, saya ini mau tau apa saja yang terjadi atau keluhan dari warga Kecamatan Tamalate. Jadi keluhannya nanti saya catat dan sampaikan kepada pemerintah yang nantinya akan melakukan eksekusi terhadap keluhan tersebut,” Jelasnya lagi.

Legislator Partai Golkar ini juga nantinya akan menyerahkan atau menyuarakan keluhan dari masyarakat ini di rapat paripurna nantinya.

“Jadi keluhan-keluhan ta ini nantinya saya sampaikan di pemerintah atau langsung ke gubernur,” tutur Andi Debbie.

Mariana yang merupakan warga dari Kelurahan Parang Tambung mengeluhkan terkait beras dan sembako yang harganya melonjak naik.

“Saya mengeluhkan terkait harga barang-barang sembako yang ada di pasar itu melonjak tinggi bu,” keluh warga.

Nirwani perwakilan dari RT 001/RW 001 Kelurahan Jongayya yang mengeluhkan terkait bantuan yang kurang merata di wilayahnya.

“Kebetulan itu di wilayah ku banyak warga yang berprofesi sebagai pemulung banyak yang belum dapat bantuan. Jadi yang dapat itu masih data-data yang lama, padahal saya sudah mengupload data baru,” jelas perempuan yang merupakan RT tersebut.

Herman selaku Korcam Kelurahan Parang Tabung yang mengeluhkan juga terkait bantuan yang tidak merata di wilayah RTnya.

“Saya mengeluhkan masalah bantuan beras yang tidak merata, karena masih banyak warga yang belum ter follow up oleh Dinas Sosial, padahal saya sudah serahkan data terbarunya,” jelasnya.(*)

 

Pemkot Makassar

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *