banner dprd mkassar

Bertemu Legislator Golkar Debbie Rusdin, Warga Mamajang Keluhkan Jalanan yang Sempit Dipemukiman Hingga Lampu Jalan

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR
Debbie Purnama Rusdin selaku Anggota DPRD Sulsel melakukan kegiatan Reses Masa Persidangan III tahun 2022/2023 yang bertempat di Red Cendrawasih Hotel, Jalan Cendrawasih, Kota Makassar, Sabtu (03/06/2023).

Kali ini, Legislator dari Partai Golkar ini menyapa dan mendengarkan aspirasi atau keluhan dari warga yang berada di Kecamatan Mamajang.

Setelah memperkenalkan diri dan berinteraksi dengan warga, Andi Debbie juga menjelaskan fungsi dari reses yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun ini.

Dalam reses tersebut, Fial dari Kelurahan Bonto Lewa mengatakan melihat permasalahan yang ada di lorong rumahnya, terkait masalah jalan yang kurang bagus dan sempit.

“Saya dan warga juga mencemaskan adanya kebakaran, nantinya Damkar akan kesulitan masuk di lokasi tersebut,” jelasnya.

“Selain itu, disekitar lokasi juga banyak bahan yang mudah terbakar, seperti rumah panggung dan hal itu yang menjadi ketakutan warga,” jelasnya.

Yunandar Kelurahan Lompo Battang di pertemuan sebelumnya saya pernah mengeluhkan terkait lampu yang belum terselesaikan.

Mendengar keluhan tersebut, Andi Debbie sontak mengingat janjinya dan akan segera memperbaiki serta membenahi wilayah tersebut.

Muhammad Adi dari Kelurahan Karang Anyar meminta agar bisa dibuatkan pelatihan terkait UMKM dan di wilayah tersebut juga ada produksi daur ulang.

“Saya memohon kepada bu dewan, warga kami ini kreativitasnya banyak, karena banyak pengrajin tahu dan tempe. Saya meminta agar bisa diadakan pelatihan UMKM,” tuturnya.

Suprianto mengatakan terkait pengadaan kain kavan dan masalah tunggakan BPJS yang terlalu tinggi.

“Saya berharap Pemerintah Provinsi bisa bergerak terkait pengadaan kain kavan. Selain itu, saya juga meminta agar DPRD Provinsi bisa mendorong aturan terkait BPJS Kesehatan yang biaya tunggakannya tinggi,” jelasnya.

Sedangkan Sekertaris Camat Mamajang menjelaskan untuk kesiapan jenazah itu berada di bawah Dinas Sosial Kota Makassar.

“Ketika ada warga kita yang meninggal, harap melakukan koordinasi dengan pengurus masjid, RT, RW, atau bisa langsung ke Dinas Sosial,” jelasnya.

Terkait BPJS Kesehatan, ketika nama sudah terdaftar, maka anda sudah memiliki kewajiban untuk membayar iuran bulanan.

“Jadi biar tidak sakit ki, harus ki tetap bayar karena sudah menjadi kewajiban ta,” lanjutnya lagi.

Syaifuddin selaku warga dari Kecamatan Mamajang mengeluhkan terkait drainase yang sering tersumbat dan pada saat hujan maka air naik hingga lutut.

“Saya mengeluhkan drainase yang tersumbat, karena kalau musim hujan air jadi tergenang dan airnya naik sampai lutut,” jelasnya.

Hasnah dari Kelurahan Karang Anyar yang mengeluhkan terkait genteng rumahnya yang bocor ketika musim hujan melanda.

“Rumah saya bu selalu bocor kalau musim hujan bu,” keluhnya.(*)

Pemkot Makassar

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *