SUARACELEBES.COM, MAKALE – Seratusan siswa di dua sekolah menengah pertama (SMP) di Tana Toraja dilarikan ke rumah sakit karena diduga keracunan makanan bergizi gratis (MBG).
Mereka dirawat di tiga rumah sakit (RS) sekaligus, yakni di RSUD Lakipadada, RS Fatima, dan RS Sinar Kasih.
Siswa SMPN 1 Makale tercatat 82 yang mengalami keracunan berikut SMPN 2 To’ Bo’ne Makale sebanyak 25 orang.
Dari 82 siswa SMPN 1 Makale tercatat 33 orang dirawat di RSUD Lakipadada, 27 siswa di RS Sinar Kasih, dan 22 di RS Fatima.
Sementara, 25 siswa SMPN 2 To’ Bo’ne Makale seluruhnya dirawat di RSUD Lakipadada.
Rata-rata siswa mengalami muntah, sakit perut, dan sakit kepala. Beberapa di antaranya mengalami dehidrasi sehingga nyaris pingsan.
Vega, salah seorang siswa SMPN 2 Makale, mengaku jika kejadian yang menimpa rekannya setelah menyantap makanan MBG pada Rabu (2/8/2026).
Namun, dia mengaku jika rekan-rekannya baru merasakan sakit perut pada Kamis (3/8/2026) dinihari di rumah masing-masing.
“Kalau saya sempat juga sakit perut tadi pagi tapi dak sempat ji parah makanya saya dak dirawat. Temanku banyak sakit perut dan sampai di sekolah tiba-tiba sempoyongan,” ungkapnya.
Sementara itu, Albert Peres, guru SMPN 2 To’ Bo’ne Makale, juga mengatakan hal sama. Sebanyak 25 siswa mengalami sakit perut dan sakit kepala.
“Kami kaget sehingga langsung kami larikan ke RSUD lakipadada. Semua baru mengalami tadi pagi,” ujarnya.
Informasi dari lokasi kejadian, dua SMPN tersebut menyantap MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batupapan 1 Kecamatan Makale.
Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg Wakil Bupati Erianto Paundanan, Ketua DPRD Kendek Rante, Wakil Ketua DPRD Evivana Rombe Datu, langsung menemui pasien di RSUD Lakipadada bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.
Ketua DPRD Kendek Rante dengan tegas mengatakan kejadian ini perlu disikapi dengan serius, yakni dengan mengundang pihak SPPG dan Pemkab Tana Toraja.(Tim)









