banner dprd mkassar

Kepala SMPN 1 Makale: Kami Belum Berani Pastikan Penyebab Keracunan

SUARACELEBES.COM, MAKALE – Kepala Sekolah Menenangah Pertama (SMP) Negeri 1 Makale Tana Toraja, Yohanis Pakiding, mengaku belum bisa memastikan penyebab keracunan massal yang menimpa anak didiknya, Kamis (3/8/2026).

Menurutnya, kronologi keracunan dimulai Kamis pagi saat banyak anak didiknya mengantre di toilet. Mereka mengaku sakit perut dan pusing.

Beberapa saat kemudian, ada yang sempoyongan hingga membuat pihak sekolah mengambil tindakan cepat dengan menghubungi tim medis.

Setidaknya terdapat 80-an orang siswanya yang mengalami sakit perut, pusing, mencret, hingga ada beberapa yang nyaris pingsan.

Kondisi ini aparat sekolah dan daerah mengerahkan beberapa ambulance ke lokasi SMPN 1 Makale. Mereka diangkat bertahap ke tiga rumah sakit di daerah itu.

Ditemui di RSUD Lakipadada, Yohanis mengaku ada juga siswanya yang dibawa orangtuanya ke puskesmas. Sehingga terdeteksi sekitar hampir 90 orang yang mengalami dugaan keracunan.

“Kemarin (Rabu) anak-anak diantarkan MBG jam 11 dan disantap jam 12. Menunya selain nasi ada daging ayam, perkedel, dan sayuran. Ini ada jeda waktu sehingga saya tidak berani memastikan apakah ini disebabkan MBG atau bukan,” jelasnya.

Dia juga mendengar pengakuan siswa yang mengeluh sakit perut di rumahnya sejak dinihari. Ada juga yang merasakan saat pagi hari meski gejalanya masih ringan. Tapi saat tiba di sekolah pagi tadi, gejala itu semakin parah.

Yohanis menyebut jika proses distribusi MBG ke sekolah yang dibinanya sudah sesuai prosedur.

“Saat MBG datang tentu PIC kita memeriksa meski tidak mencicipi tapi memeriksa aroma makanan. Sehingga ini perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab keracunan,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg. Pihaknya akan menindaklanjuti sesuai mekanisme untuk memastikan penyebab keracunan tersebut.

Dia menyebutkan bahwa ada tiga rumah sakit dinyatakan sudah menangani secara maksimal sesuai standar operasional (SOP) dalam melayani para korban keracunan.

“Kita berharap keadaan anak-anak Kita tertangani dengan baik oleh pihak rumah sakit agar bisa sembuh dengan cepat,” katanya.(*)

PDAM Makassar