SUARACELEBES. COM, PAREPARE–Pembangunan Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie yang terletak di kawasan Tonrangeng River Side, Kecamatan Bacukiki Barat menjadi perbincangan hangat dalam kunjungan Panitia Khusus (Pansus) Pembahas Ranperda RPJMD DPRD Sulsel di Ruang Kerja Walikota Parepare, Rabu, (13/2/2019).
Salah seorang anggota DPRD Sulsel yang tergabung dalam Pansus Ranperda RPJMD, Andi Marzuki Wadan menegaskan, pihaknya akan mendorong Pemerintah Provinsi Sulsel, agar Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie yang telah memiliki rangka pembangunan dapat menjadi rumah sakit regional yang sejalan dengan RPJMD Sulsel.
“Pansus akan mempush agar Parepare dulu yang mendapatkan anggaran rumah sakit regional karena rangkanya sudah ada, dan Parepare bisa menjangkau 14 kabupaten/kota. Jadi saya setuju kalau dipush karena barang ini sudah jadi, beda dengan Bone dan daerah Luwu, baru mau dibangun. Ini sejalan dengan RPJMD Sulsel untuk pembangunan Rumah Sakit regional,” ujar Andi Marzuki.
Hal senada juga dikatakan Ketua Pansus yang juga Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Khalid yang memimpin kunjungan itu.
Kadir Khalid mengatakan, dalam RPJMD Sulsel yang telah ditetapkan belum lama ini, telah dialokasikan dana sebesar Rp160 miliar untuk pembangunan rumah sakit regional. Hanya saja, Pemprov Sulsel belum menentukan lokasi pembangunan rumah sakit regional itu.
“Di Sulsel, akan ada rumah sakit regional yang diprogramkan dengan anggaran Rp160 miliar tahap pertama, lokasinya belum kita tentukan. Ada tiga yang telah ditinjau, yakni Palopo, Bone dan Parepare. Tapi saya lebih sepakat kalau Parepare diutamakan karena sudah ada bangunan, tinggal difinishing,” urai Kadir Khalid.
Sementara, Anggota Pansus lainnya, H Rusdin Tabi juga mempertanyakan kelengkapan dokumen pembangunan Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie, seperti amdal, dan alas hak.
“Saya hanya ingin tanyakan, bagaimana dengan amdalnya, apa sudah tuntas karena ramai diberitakan, termasuk alas haknya supaya tidak berdampak hukum di kemudian hari,” tanyanya.
Menanggapi pertanyaan itu, Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim yang menerima kunjungan tersebut menjelaskan, jika alas hak dan amdal, serta dokumen-dokumen Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie telah lengkap.
“Semuanya sudah rampung, baik amdal maupun alas haknya. Alhmdlh semua sudah tidak ada masalah krena itu tanah pemerintah kota,” jelas Pangerang Rahim yang juga mantan Legislator DPRD Sulsel.
Selain mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie yang disinkronkan dengan program Pemprov Sulsel, beberapa Anggota DPRD Sulsel juga membahas perlunya dibangun jembatan kembar di Sumpang Minangae, SMA di Bacukiki, Pasar Induk Beras, dan Kebun Raya Jompi’e.(*)









