SUARACELEBES. COM, PAREPARE-Pembangunan Gedung Call Center 112 Terpadu Kota Parepare yang merenggut nyawa seorang pekerjanya belum habis menuai sorotan. Pembangunan gedung tersebut kembali mendapat sorotan lagi akibat dugaan ambruknya pekerjaan di lantai tiga bangunan tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut Sukriadi mengakui ada kelalaian dalam pengerjaan bagian atas.
Hal tersebut disampaikan saat ditemui di lokasi pembangunan, Selasa (5/2/2019).”Sepertinya memang ada kelalaian pengawasan,”ujarnya.
Kelalaian yang terjadi mengakibatkan, bagian atap gedung yang merupakan landasan atap dengan panjang 46 meter pemasangan balok dan batas harus dibongkar dan sempat diduga roboh.
Bangunan yang dianggarkan Rp 3,8 miliar dengan bentuk L memanjang dari timur ke barat kemudian belok ke selatan di jalan Jendral Sudirman ini terus menuai sorotan.
Selain karena anggarannya yang dianggap fantastis untuk sebuah kerangka bangunan lantai tiga, sebelumnya juga sempat terjadi insiden kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja bangunan.
Kondisi material yang bolak balik di lokasi ini, tetapi pihak dinas maupun rekanan tidak melakukan isolasi dengan memagari sekitar proyek melainkan dibiarkan terbuka lebar.(*)









