banner dprd mkassar

Menteri LH Jumhur Hidayat Hadiri Penutupan Rakornas APINDO 2026, Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (Kanan) dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menghadiri Gala Dinner sekaligus penutupan Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) 2026 di Hotel Claro Makassar, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum ini menjadi ruang memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dengan pemerintah, khususnya dalam mendukung iklim investasi dan pembangunan ekonomi nasional.

Dalam sambutannya, Jumhur Hidayat menyampaikan komitmen Kementerian Lingkungan Hidup untuk membangun kerja sama yang lebih erat dengan kalangan pengusaha yang tergabung dalam APINDO.

Menurutnya, kerja sama tersebut penting terutama dalam pertukaran informasi serta pembahasan berbagai regulasi yang berkaitan dengan investasi dan sektor usaha yang memiliki keterkaitan dengan Kementerian Lingkungan Hidup.

“Pemerintah perlu terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan dunia usaha, terutama terkait informasi dan regulasi yang berhubungan dengan investasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Andi Yuslin Patawari, menilai Rakornas APINDO menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pengusaha lokal dan nasional.

Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia industri yang ke depan diperkirakan semakin kompleks.

“Sinergi dan kolaborasi antara pengusaha lokal dan nasional harus terjalin dengan baik. Kolaborasi ini sangat penting untuk menghadapi tantangan industri ke depan,” kata Andi Yuslin.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan informasi dan teknologi bagi pelaku usaha. Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), dinilai dapat membantu dunia usaha meningkatkan efektivitas dalam menjalankan kegiatan bisnis.

“Tantangan ke depan semakin berat. Dunia industri harus kuat dalam informasi dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk AI, agar lebih efektif,” jelasnya.

Selain penguatan dunia usaha, Andi Yuslin juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah, khususnya dalam hal perizinan dan regulasi investasi.

Ia berharap pelayanan dan regulasi pemerintah dapat dilakukan secara lebih transparan dan akuntabel sehingga memberikan kepastian serta kenyamanan bagi para investor dan pelaku usaha.

“Pelayanan dan regulasi pemerintah yang berkaitan dengan perizinan harus lebih transparan dan akuntabel agar tercipta kenyamanan dalam berinvestasi,” pungkasnya.

PDAM Makassar