SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Andi Yuslim Patawari (AYP), mendorong penguatan kolaborasi antara pengusaha besar, menengah, dan kecil untuk menciptakan ekosistem usaha yang semakin kuat dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikan AYP saat menghadiri Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakernas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Hotel Claro Makassar, 3–4 Agustus 2026.
AYP mengapresiasi kiprah APINDO yang selama ini dinilai konsisten mengambil peran dalam mendorong pertumbuhan dunia usaha dan sektor industri di Indonesia.
Menurutnya, Rakernas APINDO menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi dinamika serta tantangan ekonomi ke depan.
“Saya melihat APINDO merupakan salah satu organisasi pengusaha yang telah lama berkiprah dalam pengembangan dunia usaha di Indonesia. Harapannya, melalui Rakernas ini APINDO semakin memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder,” ujar AYP.
Ia menilai, pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya ditopang oleh pelaku usaha berskala besar. Keterlibatan pengusaha menengah dan kecil juga harus diperkuat agar terbentuk rantai ekonomi yang saling terhubung dan memberikan manfaat lebih luas.
“Pengusaha besar harus mampu bersinergi dengan pengusaha menengah dan kecil. Begitu pula kerja sama antarpulau dalam perdagangan komoditas maupun sektor barang dan jasa harus terus diperkuat agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas,” katanya.
AYP juga mendorong peningkatan kerja sama antardaerah, khususnya dalam perdagangan komoditas serta pengembangan sektor barang dan jasa yang memiliki potensi ekonomi.
Menurutnya, konektivitas dan kolaborasi antarpelaku usaha dari berbagai daerah dapat membuka pasar baru, memperluas distribusi produk, sekaligus meningkatkan daya saing komoditas Indonesia.
Selain penguatan sektor usaha, AYP menilai pembangunan sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama. APINDO dinilai memiliki kontribusi penting melalui penciptaan lapangan kerja sekaligus peningkatan kompetensi tenaga kerja.
“Yang tidak kalah penting, APINDO ikut memberdayakan sumber daya manusia dengan membuka peluang kerja bagi potensi-potensi anak muda Indonesia. Ini menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional,” jelas AYP yang juga Wasekjen DPN HKTI.
Ia berharap APINDO ke depan semakin aktif mendorong lahirnya industri yang produktif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global.
Peningkatan kualitas tenaga kerja juga dinilai penting agar generasi muda Indonesia memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan industri.
“Ke depan, APINDO diharapkan semakin aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ketenagakerjaan agar lebih profesional, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi demi kemajuan dunia usaha dan Indonesia,” tutup AYP. (*)









