Begini Cerita Presiden Jokowi Saat Divaksin Covid-19

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES COM, JAKARTA РPresiden Joko Widodo mendapatkan suntikan pertama dari vaksin virus corona (Covid-19) di Istana Merdeka. Jokowi mendapatkan dosis pertama dari vaksin produksi Sinovac. Sebelum vaksin disuntikkan, Jokowi melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

Pemeriksaan tekanan darah dilakukan untuk memastikan keamanan dalam vaksinasi. Selain pemeriksaan tekanan darah, Jokowi juga mendapat sejumlah pertanyaan terkait dengan penyakit yang diderita seperti jantung, diabetes, dan ginjal.

Kepala Negara Republik Indonesia itu juga mendapatkan kartu tanda vaksinasi. Hal itu untuk diperlihatkan saat pemberian dosis vaksin kedua yakni 14 hari setelah pemberian dosis pertama. Tenaga kesehatan yang menyuntik vaksin itu ke Jokowi, yakni Dokter Kepresidenan Prof Abdul Muthalib.

Usai disuntuk Jokowi menceritakan proses vaksinasi yang dijalaninya bahwa sebelum divaksin tekanan darahnya diukur, ditanya oleh Dokter soal apa penyakit yang diderita dalam beberapa hari terakhir.

“Tekanan darah saya diukur, 130/67 mmHg. Normal. Lalu saya ditanya: pernah terkonfirmasi positif Covid-19, pernah batuk atau pilek beberapa hari terakhir, pernah mengidap penyakit jantung, atau penyakit lain seperti ginjal? Dan lain-lain. Semua saya jawab tidak,” cerita Jokowi dalam fecebooknya.

Lanjut Jokowi menceritakan. “Lalu, lengan baju kiri saya disingkapkan. Dan vaksin pun disuntikkan,” ucapnya

Ia berharap vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini berjalan dengan lancar. “Saya berharap vaksinasi Covid-19 yang tahapannya sudah dimulai hari ini berjalan dengan lancar,” harap Jokowi.

Vaksin covid-19 ini telah lalam ditunggu – tunggu baru disuntikkan setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat, dan Majelis Ulama Indonesia menyatakan suci dan halal.

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air. Pada pukul 9.42 wib pagi ini, saya memulai ikhtiar besar sebagai warga negara Indonesia untuk terbebas dari pandemi ini dengan menerima vaksin Covid-19.Vaksin Covid-19 inilah yang lama kita tunggu-tunggu dan baru disuntikkan setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat, dan Majelis Ulama Indonesia menyatakan suci dan halal untuk digunakan,” ucap Presiden Jokowi.(*)

 

 

Andi Muhammad Fadli