banner dprd mkassar

Palang Merah Indonesia dan Cruz Vermelha de Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan di Perbatasan

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) dan Cruz Vermelha de Timor-Leste (CVTL) resmi
menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang kerja sama penguatan kapasitas organisasi dan layanan aksi kemanusiaan lintas batas antara kedua negara bertempat di Markas Pusat PMI pada Kamis (23/4/2026).

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, dan Presiden CVTL, Madalena Fernandes Melo Hanja Costa Soares.

Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Wakil Ketua Umum PMI Nanan Soekarna serta Sekretaris Jenderal CVTL Agapito da Silva.

Acara penandatanganan juga dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Besar Timor-Leste di Jakarta, Roberto Sarmento de Oliveira Soares dan mitra Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, yaitu Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Palang Merah Australia, dan Palang Merah Amerika.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menegaskan pentingnya solidaritas kemanusiaan lintas negara.
“Kita bisa bekerja di mana saja karena kemanusiaan tidak dibatasi oleh batas negara.

Jika terjadi bencana di Indonesia, Timor-Leste dapat datang membantu, begitu pula sebaliknya. Kerja sama ini penting karena kita adalah negara bertetangga. Terima kasih atas kemitraan
yang telah terjalin,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden CVTL, Madalena Fernandes Melo Hanja Costa Soares, menekankan kedekatan historis dan pentingnya penguatan kapasitas bersama.

“Kita berbatasan sangat dekat dengan Indonesia (Nusa Tenggara Timur). Tradisi dan budaya kita juga memiliki banyak kesamaan seolah tidak ada batas. Ke depan, ada berbagai kegiatan kemanusiaan yang perlu kita jalankan bersama, termasuk penguatan kapasitas yang sangat penting. Dengan ribuan relawan yang kami miliki, pelatihan menjadi kunci untuk meningkatkan semangat dan kesiapan mereka,” ungkapnya.

Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama kemanusiaan antara PMI dan CVTL, khususnya dalam meningkatkan ketangguhan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste.

MoU ini juga menjadi kerangka kerja bagi kedua organisasi dalam mengembangkan koordinasi, kolaborasi, dan sinergi sesuai mandat organisasi palang merah.

Ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai bidang strategis, antara lain manajemen risiko bencana dan krisis kesehatan, pengurangan risiko kesehatan masyarakat, penanganan konflik kemanusiaan, pengelolaan relawan, layanan donor darah, pertolongan pertama, pemulihan hubungan keluarga, air dan sanitasi, hingga diplomasi kemanusiaan dan
manajemen logistik.

Selain itu, kedua pihak juga berkomitmen untuk membangun ketangguhan masyarakat yang inklusif, akuntabel, dan berkelanjutan di wilayah perbatasan, serta memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan, termasuk dampak perubahan iklim.

Nota Kesepahaman ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Implementasinya akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama teknis atau komitmen bersama sesuai kebutuhan program di lapangan.

PDAM Makassar