SUARACELEBES.COM, BALI – Kemampuan berargumentasi, berpikir kritis, dan beradaptasi di tengah isu hukum aktual mengantarkan tim mahasiswa Universitas Bosowa meraih Juara 3 dalam Kompetisi Debat Hukum Nasional Pekan Iustitia XI yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Udayana, Bali, 17 Juli 2026.
Tim tersebut terdiri atas Andi Chantika Aura Syafa dari Program Studi Ilmu Hukum Angkatan 2025, Dwita Karunia Dzulhijjah dan Chelsea Kartika Suang dari Program Studi Psikologi, dengan pendampingan Muh. Andri Alvian, S.H. selaku official sekaligus coach.
Keikutsertaan tim bermula dari keinginan untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman berkompetisi, sekaligus membawa nama Universitas Bosowa dalam ajang tingkat nasional. Perjalanan tersebut tidak dimulai dari kondisi ideal karena dua dari tiga anggota tim berasal dari Program Studi Psikologi.
Tim harus membangun pemahaman hukum dan kemampuan debat bersama-sama dari awal, dengan dukungan pengalaman salah satu anggota dalam kompetisi debat sejak SMA serta pendampingan intensif dari coach.
Persiapan dilakukan melalui pendalaman materi hukum, latihan public speaking, riset isu, dan sparring untuk menghadapi prepared motion yang membutuhkan pemahaman mendalam. Tantangan semakin besar karena mosi dan standing position diberikan sekitar 15 menit sebelum pertandingan, sehingga peserta dituntut mampu berpikir cepat dan menyusun argumentasi secara tepat.
“Kami memulai dari nol dengan keterbatasan, terutama dari sisi latar belakang keilmuan. Namun, dengan arahan coach, kami belajar dan berkembang bersama sampai akhirnya mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Andi Chantika.
Kompetisi tersebut mengangkat berbagai isu hukum dan kebijakan aktual di sektor pariwisata, mulai dari pembatasan pemanfaatan air tanah, pajak ekologis, moratorium usaha berisiko, perlindungan pekerja, digital nomad, hingga kepemilikan modal asing. Menghadapi persaingan dengan berbagai perguruan tinggi, tim mengandalkan persiapan, kekompakan, komunikasi, manajemen waktu, serta kemampuan beradaptasi dengan situasi yang berkembang selama pertandingan.
“Menjadi juara bukan hanya tentang memenangkan argumentasi, tetapi juga tentang mental, ketenangan, manajemen waktu, dan kemampuan menghadapi situasi yang tidak terduga,” jelasnya.
Dukungan Universitas Bosowa turut menjadi bagian penting dalam perjalanan tim, mulai dari administrasi, fasilitas persiapan dan pengambilan video, hingga akomodasi dan keberangkatan menuju Bali. Andi Chantika menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Hukum, Universitas Bosowa, para dosen, coach, orang tua, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan selama proses persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Menurutnya, dukungan tersebut memberikan ruang bagi tim untuk tampil maksimal dan membawa pulang prestasi di tingkat nasional.
Bagi tim, Juara 3 Pekan Iustitia XI bukan sekadar capaian, melainkan pijakan untuk terus berkembang karena seluruh anggota masih berada pada tahap awal perjalanan akademiknya.
“Kami ingin menjadikan capaian ini bukan sebagai titik akhir, tetapi sebagai langkah awal untuk terus belajar, memperbaiki kekurangan, dan mengambil tantangan yang lebih besar demi membawa nama baik Universitas Bosowa,” tutur Andi Chantika.
Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong lebih banyak mahasiswa Unibos untuk berani berkompetisi dan mengembangkan potensi di tingkat nasional.









