SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina, tak bergeming. Ia kembali mendesak pemerintah kota Makassar untuk membayar sisa honor RT RW yang kurang, dari yang dijanjikan RP 1 juta perbulan.
“Ini kan kayak lagu saja, kau yang berjanji, tapi kau pula yang mengingkari. Janji itu utang, janji itu harus dibayar. Begitu datang waktunya, ya bayar. Jangan malah mencari alasan untuk tidak melunasi utangnya,”tegas Rahman Pina, minggu (13/08/2017).
Menurut legislator dua periode ini, seperti yang muncul di akun media sosial Facebook dan Pathnya. “Mestinya honor RT RW itu dibayarkan tiga tahun lalu, bukan baru sekarang. Tapi dulu alasannya PAD harus tembus dulu RP 1 trilyun. Sekarang malah sudah tembus Rp 1,2 trilyun, tapi pakai kriteria lagi. Ini kan cuma akal akalan saja,”kata anggota Badan Anggaran ini.
Sebenarnya, lanjut Rahman Pina, ketua RT dan RW tidak pernah meminta honor kepada pemerintah kota. Bahkan puluhan tahun mereka mengabdi di kota ini tanpa honor. Bekerja 24 jam, itu sukses.
Awalnya pun, lanjut bendahara Golkar Makassar ini, bukan mereka yang merengek dikasih honor, minta dibuatkan baju, minta handphone android, minta dilantik serentak. Pemkotlah yang seakan akan baik hati menjanjikan honor. “Tapi begitu waktunya janji harus dibayar, dibuatlah kriteria macam macam. Kan tidak gentle namanya itu,”ketusnya. (*)










