Moment Hari Pahlawan, Cicu Temu Konstituen Ingatkan Nasionalisme Pemuda

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi kembali menemui konstituennya di Kecamatan Makkassar. Agendanya, sosialisasi nilai-nilai kebangsaan dengan tema pembahasan Kepahlawanan, Sabtu (13/11).

Pada kesempatan itu, Cicu—sapaan akrabnya sengaja mengambil tema kepahlawanan lantaran bertepatan dengan momen Hari Pahlawan. Ia menilai, generasi muda saat ini perlu dibangkitkan nasionalismenya.

“Kita sengaja ambil tema kepahlawanan karena anak muda kita nasionalismenya kurang. Sehingga, perlu didorong dengan memberikan edukasi terkait perjuangan pahwalan,” ucap Cicu.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Sulsel ini, semangat para pahlawan harus menjadi pemicu agar generasi setelahnya berbuat hal positif untuk bangsa dan negara. Edukasi baik dari lingkungan keluarga hingga pemerintah mesti intens dilakukan.

“Kalau bukan mereka (pahwalan), kita tidak bisa merasakan kemerdekaan. Nah, bagaimana semangat ini tetap ada perlu perhatian semua pihak. Jangan sampai nasionalisme anak muda kita luntur,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ada beberapa cara untuk menumbuhkan nilai-nilai kepahlawanan. Diantaranya, menanamkan jiwa kepahlawanan kepada anak melalui pendekatan emosional.

“Peduli terhadap sesama, suka berbagi, mengenal tokoh-tokoh pahlawan. Itu semua bisa kita berbagi ke generasi hari ini,” jelasnya.

Terpisah, Narasumber Kegiatan, Wahyuddin menyampaikan, pahlawan saat ini bisa dibilang berada di tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat. Sebab, mereka garda terdepan dalam penanganan covid-19 yang kini mewabah.

“Korelasi perawat dan pahwalan. Saat ini kan pandemi, perawat inilah yang menjadi garda terdepan dan merupakan pahwalan dalam penanganan covid,” ucap Wahyu—sapaan akrabnya.

Dia menyampaikan, keterlibatan masyarakat terkait ikut vaksinasi juga termasuk nilai dalam kepahlawanan. Sebab, upaya mereka adalah mendukung program pemerintah tentang pembentukan kekebalan kelompok.

“Semoga dengan vaksinasi ini kembali bisa hidup normal,” tukasnya. (*)

Badan Intelijen Negara
Pangkep SC