Legislator Terlibat Narkoba, Tamparan Bagi Parpol-KPU

SUARACELEBES, MAKASSAR – Keterlibatan legislator terpilih Kota Makassar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi tamparan bagi partai politik.

Kejadian ini disebut Devisi Pencegahan Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Makassar Muhammad Habibi Masdin harus menjadi bahan pelajaran.

Tidak hanya bagi parpol melainkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga, khususnya dalam hal rekruitmen dan pemeriksaan berkas caleg saat pendaftaran.

“Penyelanggara kedepannya harus lebih teliti dalam hal pemeriksaan bebas narkoba terhadap caleg,” kata Habibi mengomentari peristiwa yang menimpa caleg terpilih dari PPP berinisial RT, Selasa (20/8/2019).

Adapun untuk parpol sendiri, kata Habibi yang berprofesi sebagai pengacara muda Makassar mengatakan tertangkapnya RT dalam kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu harus disikapi secara internal.

Paling tidak ada langkah tegas yang diambil PPP yakni berupa pemecatan jika memang terbukti terlibat kasus barang haram.

“PPP harus mengambil sikap yang tegas kalau perlu melakukan pemecatan sebagai kader partai akar kejadian ini menjadi bahan pelajaran bagi caleg terpilih lainnya,” urainya.

Terkhusus bagi penegak hukum sendiri, Habibi mendesak agar kepolisian yang menangani kasus ini betul-betul profesional tanpa pandang bulu.

“Jika memang terbukti harus diproses secara hukum yang berlaku,” terangnya.

Olehnya peristiwa yang membelit caleg muda terpilih dari PPP itu menjadi bahan renungan caleg terpilih liannya agar mereka dalam menjalankan fungsinya sebagai anggota dewan benar-benar bersih dari hal-hal yang dapat berimplikasi hukum.

“Kita berharap anggota dewan nantinya bersih dari barang haram tersebut agar bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk memerangi penyalagunaan narkoba, bukan malah memberikan contoh yang tidak baik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PPP Kota Makassar Busranuddin Baso Tika (BBT) menegaskan jika partainya akan memecat kadernya yang terlibat Narkoba.

” Narkoba itu musuh bangsa, lebih kejam dari teroris. PPP tegas akan memecat kader jika terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba,” tegas BBP, saat ditemui di kantor DPW PPP Sulsel.

Untuk itu, partainya saat ini menunggu keputusan resmi dari pihak kepolisian. (*)

PEMKOT-Makassar