SYL Pemain Bintang yang Selalu Dimainkan di Setiap Pertandingan

Gerinra Sulawesi Selatan

Oleh : Syamsuddin Umar (Pelatih Sepakbola)

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dilantik menjadi Menteri Pertanian oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu, 23 Oktober. SYL diberi tugas besar menjamin ketersediaan pangan 260 juta penduduk negeri ini.

Penunjukan SYL sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju memang sangat tepat. Politisi Nasdem ini tahu cara mengurus pertanian Indonesia yang potensinya luar biasa.

Pasca mengakhiri tugasnya sebagai gubernur Sulsel 2018 lalu, ada pihak yang skeptis melihat karier dan masa depan SYL. Tapi saya selalu menyebut dia itu pemain hebat. Ibarat di dunia sepakbola, SYL itu pemain bintang. Ia bisa melakoni banyak peran di lapangan. Ia striker yang selalu disegani kiper manapun. Ia juga piawai menjadi playmaker dan menyuplai bola ke setiap sudut daerah peluang yg kosong ke daerah pertahanan lawan. Sesekali ia juga jago mampu menjadi pertahanan yg kokoh.

Pemain bintang seperti SYL seharusnya memang dimainkan sejak peluit babak pertama dibunyikan. Sejatinya sudah menjadi menteri sejak Kabinet Kerja Jokowo Jilid I, 2014 lalu. Peluang untuk dimainkan ada. Suporter sudah bersorak untuk memainkan sang bintang. Tapi sekali lagi ini soal strategi pelatih. Seorang coach tahu kapan setiap pemainnya bisa ia mainkan. Apalagi saat itu SYL sang pemain bintang masih bertugas sebagai gubernur.

Kini waktunya tiba. Pelatih memasukkan pemain bintangnya di babak kedua. SYL sekalipun tidak main di babak pertama, ia tetap tahu dan menyaksikan pertandingan selama 45 menit. Karenanya ia tahu apa yang harus dilakukan di babak kedua ini. Sebagai striker atau gooll getter, ia tahu cara mengocok dan finishing touch untuk melesakkan bola ke gawang lawan.

Dan biasanya ia sering mencipta gol cantik seperti dalam beberapa pertandingan sebelumnya. Kita tunggu saja gol-gol cantik SYL di Ragunan. Kita tunggu tepukan meriah penonton dari gol-gol cantik itu. Tunggu saja!!!.(*)

 

Andi Muhammad Fadli