SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Wacana penundaan Pemilu telah disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar pada Rabu (23/2022) lalu.
Penundaan pemilu tersebut dinilai Muhaimin sebagao hal yang penting demi stabilitas pemulihan ekonomi akibat pandemi.
Selain PKB, PAN juga menyatakan sikap mendukung usulan itersebur. Selain karena ekonomi, PAN juga mempertimbangkan situasi politik global, terutama pascainvasi Rusia ke Ukraina.
Alasan lainnya dari PAN yakni dengan mempertimbangkan tingkat kepuasan masyarakat kepada Jokowi yang meningkat, oleh karenanya masa jabatan orang nomor satu di Indonesia tersebut pantas diperpanjang.
Terkait wacana tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem menyatakan kecaman. Ketua DPP Partai Nasdem, Teuku Taufiqulhadi menilai, usulan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tersebut tak bertanggung jawab.
Ia pun mengaku tidak habis pikir karena ingin masa jabatan diperpanjang, lantas konstitusi harus dirusak.
“Kita tidak mampu membayangkan hanya karena ingin memperpanjang setahun atau dua tahun masa kepresidenan, lantas konstitusi mau diobrak-abrik,” kata Taufiq dijutip dari CNNindonesia.com.
Wacana memperpanjang masa jabatan presiden demi tujuan pragmatis para politisi pun dinilainya tidak setara dengan kerusakan konstitusi yang ditimbulkan.
Usulan tersebut juga tidak konsisten dengan jadwal Pemilu yang sudah disepakati pemerintah yang jatuh pada 14 Februari 2024.









