SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Ada yang menarik saat final pertandingan panahan yang berlangsung distadion mini kab.Bulukumba sore tadi.
Disaat sesi penyerahan medali untuk atlet yang menerima medali, master ceremony atau mc yang memandu prosesi penerimaan medali tersebut salah menyebut jabatan pada salah satu tokoh olah raga yang didaulat mengalungkan medali.
MC cantik, siswi salah satu sma dikab.bukumba yang juga adalah duta porprov ke XVII memanggil nama Muchtar Djuma SH MH yang merupakan salah satu tim hukum koni kota makassar untuk mengalungkan medali perunggu kepada atlet menyebut jabatannya sebagai ketia koni luwu utara.
Sebutan jabatan yang keliru tersebut sampai diulang tiga kali oleh mc hingga membuat suasana penyerahan medali menjadi riuh. Official, panitia pertandingan, technical delegate cabor dan sejumlah penguru koni propinsi dan pengurus koni kabupaten kota dibuat tertawa terbahak-bahak.
Pasalnya nama Muchtar Djuma bukanlah orang yang baru dikenal oleh mereka yang hadir dalam final lomba panahan ini. Muchtar Djuma tak hanya dikenal aktif disalah sat cabor, juga dikenal sebagai pengcara ternama dan aktivis anti korupsi.
Sementara Ketua koni Luwu Utara sendiri bernama Hamrullah Dhuha Saymar (HDS). Respon peserta yang tertawa tersebut, dengan cepat diralat oleh MC dan kembali memanggil nama Muhtar Djuma serta jabatannya dengan benar.
Muhtarpun baru bergerak kearah panggung penyerahan medali setelah ralat dilakukan, namun suara-suara tertawa yang memanggilnya sebagai ketua koni luwu utara tetap terdengar dari barisan penonton.
Dalam final kejuaran panahan sendiri medali emas merata diborong oleh kota makassar, kab.maros dan kab.toraja utara dan diserahkan secara simbolis oleh sekum koni sulsel Mujiburahman.(*)



