banner dprd mkassar

Nurani Strategic : Jika Amanah dan ASK Menyatu, Pilkada Wajo Game Over

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR- Wacana pernyatuan dua tokoh populer di Kabupaten Wajo, mantan wakil Bupati Wajo yang juga Ketua PAN Wajo, Amran Mahmud (Amanah) dan Wakil Bupati Wajo yang juga Ketua Nasdem Wajo, Andi Syahrir Kube (ASK), ditanggapi positif.

Menanggapi pertemuan keduanya yang difasilitasi oleh Ketua Nasdem Sulsel Rusdi Masse di Lapangan Merdeka, Sabtu (29/7) seusai pelantikan pengurus Nasdem Wajo, Direktur Lembaga Konsultan Nurani Strategic, Nurmal Idrus, menyatakan bahwa penyatuan itu bisa memudahkan langkah keduanya dalam memimpin Wajo, lima tahun ke depan.

“Melihat hasil penelitian terakhir kami di Wajo, jika keduanya bersama maka pilkada berpeluang untuk game over alias selesai. Figur lain sulit untuk mengimbanginya karena keterpilihan keduanya saling mendukung,” katanya.

Selain saling mendukung, irisan dukungan keduanya dengan penyatuan itu saling melengkapi. “Amanah sangat kuat di dapil 1 dan 2. Sementara ASK kuat sekali di di dapil 3 dan 5. Figur lain seperti Kadis Kesehatan Wajo dr. Baso dan pengusaha batubara, Amran, SE, akan sangat kesulitan,” tambahnya.

Persepsi sebagian besar pemilih di Wajo terhadap keduanya juga positif. Selama ini, warga Wajo mempersepsikan keduanya sebagai figur bersih dan terzalimi. “Kedua-duanya adalah figur yang pernah membantu Bupati Andi Burhanuddin Unru sebagai wakil bupati. Kedua-duanya dianggap terpinggirkan perannya di pemerintahan. Masyarakat menganggapnya sebagai figur bersih dan jauh dari korupsi,” ujarnya.

Meski demikian, Nurmal menyatakan akan ada sedikit hambatan bagi penyatuan keduanya yaitu masalah ego dan kebesaran jiwa. “Harus ada yang mengalah, meminggirkan ego dan mempunyai kebesaran jiwa untuk rela di posisi 02. Amanah terlihat lebih unggul di survey kami, tapi tentu pertimbangan posisi incumbent wakil dari ASK patut menjadi perhatian. Namun, menurut kami Amanah lebih berpeluang jika di posisikan sebagai 01,” tukasnya.

PDAM Makassar