Suara “Emas” Kajati Mewarnai Pisah Sambut Kajati Sulteng

Gerinra Sulawesi Selatan

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Seperti layaknya satu rumpun keluarga besar, Pisah Sambut Kajati Sulteng dari pejabat lama Drs Muh Rum SH, MH kepada pejabat baru Gerry Yasid SH. MH. berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Apa lagi ketika pejabat lama dan baru saling unjuk kebolehan di bidang tarik suara. Tak pelak, tepuk tangan terus bergemuruh dari hadirin.

Lebih semarak lagi karena kedua Pejabat lama dan baru itu dibacup vokalis ‘handal’ masing-masing ibu Kajati lama dan baru. Mengalunlah beberapa buah lagu yang cukup trendi.

Tak kalah serunya ketika suara emas bapak Kajati Gerry mengalun yang mampu menghipnotis hadirin di ruang Pola Kantor Kejaksaan Tinggi Sulteng itu.
“Ini suaranya bapak boleh juga, tetap stabil sampai empat lagu,” sergah Kajari Tojo Una-una, Syamsul, yang juga ikut aktif memberi tepuk tangan.

Dalam sambutannya, Kajati Gerry bercerita singkat seputar perjalanan kariernya di Kejaksaan dari jaksa hingga menjadi Aspidsus dan wakajati Sulsel. Termasuk pengalamannya dilanda tsunami saat berdinas di Aceh.

Dalam sambutan yang terkesan santai itu, dia berharap kebersamaan dan koordinasi yang telah terbina selama ini dapat terus di lanjutkan.
“Saya berharap dukungan yang diberikan kepada pendahulu saya dapat menurun ke saya dan bahkan saya berharap lebih ditingkatkan lagi,” kata Mantan Wakajati Sulsel saat memberi sambutan pada acara pisah sambut tersebut.

Ia pun mengucapkan terima kasih, karena dirinya dapat berdinas di kantor Kejati Sulteng. Dia mengaku cukup senang sejak pertama memasuki kota Palu.

“Kemaren perjalanan masuk kota dari bandara saya sudah merasa nyaman. Kotanya cukup bagus,” komentar Gerry sesekaki balik bertanya kepada nyonya yang setia berdiri mendampinginya di atas panggung. Dia tak mengimbau dan mengajak stafnya di Kejati Sulteng untuk bekerja lebih semangat lagi intuk kemajuan Sulteng ke depan.

Lepas Sambut Kajati Sulteng ini dihadiri jajaran kejaksaan se Sulteng, Wakajati, para Asisten dan para Kajari se Sulteng.(*)

Andi Muhammad Fadli