SUARACELEBES.COM, PALOPO –
Bertindak Selaku Inspektur Upacara Peringatan hari pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dirangkaikan dengan peringatan hari Otonomi daerah (Otoda) Pemerintah Kota Palopo Penjabat Sementara (Pjs) Walikota Palopo Andi Arwien Azis, S.STP, menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy.
Mendikbud dalam sambutannya yang dibacakan Andi Arwien mengatakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum refleksi diri untuk menguatkan pendidikan, dan memajukan kebudayaan.
“Dan juga pada momentum peringatan Hardiknas tahun ini mari kita eratkan hubungan antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara,” ujar Andi Arwien
Ia juga menjelaskan, tanggal 2 Mei telah ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional, tanggal tersebut bertepatan dengan tanggal kelahiran Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, seorang tokoh pendidikan Indonesia, yang kemudian lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara.
” Melalui peringatan Hardiknas ini, Saya mengajak seluruh pelaku pendidikan dan kebudayaan agar dapat meneladani Ki Hadjar Dewantara, dan menjadikan momentum peringatan Hardiknas ini untuk melakukan muhasabah, atau refleksi terhadap usaha-usaha yang telah kita perjuangkan di bidang pendidikan dan kebudayaan, selama ini” kata Andi Arwien.
Lanjutnya, dalam sambutan Mendikbud disampaikan ada tiga jalur pendidikan, yakni jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal. Ketiga jalur pendidikan tersebut diposisikan setara dan saling melengkapi. Masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih jalur pendidikan yang dimaksud, dan pemerintah tentunya memberikan perhatian besar dalam meningkatkan ketiga jalur pendidikan yang dimaksud.
Ditambahkan Andi Arwien, dalam berkebudayaan, Indonesia adalah negara yang kaya raya dalam hal kebudayaan. Bahkan hal tersebut, diakui oleh Asisten Direktur Jenderal UNESCO, Fransesco Bandarin, yang mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara adidaya kebudayaan. Sehingga kebudayaan dan pendidikan sangat erat kaitannya. Karenakebudayaan yang maju akan membuat pendidikan kita kuat. Begitu pula sebaliknya, jika pendidikan kita subur dan rindang, akar kebudayaan akan lebih menghujam kian dalam di tanah tumpah darah Indonesia.(*)
Terkait kebudayaan, tambah Andi Arwien Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan hal ini akan menjadi pegangan kita untuk memajukan Budaya dan adat istiadat di Kota Palopo
Upacara tersebut turut dihadiri Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopinda) kota Palopo, Para Kepala Perangkat Daerah Se Kota Palopo, Insan dan civitas Pendidikan Kota Palopo dan Para peserta upacara yang merupakan perwakilan perguruan tinggi dan sekolah disemua tingkatan di Kota Palopo.(*)









