SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Hingga saat ini, Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun 2022 khusus untuk Indonesia.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang pun mengimbau kepada pemerintah untuk dapat memberi penjelasan kepada masyarakat terkait kepastian penyelenggaraan ibadah haji.
Hal tersebut sebagai bentuk kewaspadaan munculnya berita-berita hoaks yang beredar di masyarakat dan menyudutkan pemerintah dari sisi kebijakan.
“Paling tidak dari pemerintah sudah memberi sosialisasi gambaran kepada masyarakat terkait kuota daftar tunggu calon jemaah haji. Jadi nantinya ada gambaran bagaimana cara membaginya atau bahkan bagaimana jika kuotanya nanti penuh atau tidak,” jelas Marwan dikutip dari dpr.go.id.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mewanti-wanti jika nantinya sikap yang diputuskan adalah calon jemaah haji tidak berangkat 100 persen, representasi dari wilayah dan juga proporsional, maka sikap yang akan diambil adalah merubah SISKOHAT.
Marwan juga menambahkan bila nanti hal tersebut terjadi maka sikap yang harus dilakukan yakni pendekatan antara pihak pemerintah Arab Saudi dan juga sosialisasi ke masyarakat mengenai hal ini.
“Bagi kami sekarang mulai berpikir, kalau tidak memenuhi kuota 100 persen itu bagaimana cara mengambil keputusannya, siapa yang mau diberangkatkan, katakan saja 50 persen : 50 persen itu siapa (calon jemaah haji) yang mau diambil,’ tambah Marwan.









