banner dprd mkassar

Nilai Orang Toraja Tidak Punya Peluang Ke Senayan, Netizen Sesalkan Victor

SUARACELEBES.COM, TORAJA – Dugaan rekaman suara Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara dalam dua hari ini menjadi perbincangan netizen di Toraja Utara dan Tana Toraja.

Hingga Selasa (13/4) netizen toraja masih mengomentari beberapa postingan rekaman suara ketua DPC Golkar Tana Toraja tersebut.

Salah satu yang disesalkan karena Victor, lebih memilih mendukung calon legislatif DPR RI dari luar toraja dengan alasan calon toraja tidak memiliki survey yang kuat untuk lolos ke senayan.

Abang panggilan akrab Fauzi maju lewat Partai Golkar melalui Dapil Sulsel 3 meliputi 9 kabupaten. Masing-masing Kabupaten Sidrap, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Torut, Palopo, Luwu, Lutim dan Lutra menjadi jagoan Victor dalam rekaman tersebut.

“Seruan ini saya sampaikan atas perintah Bupati Pak Nikodemus Biringkanae. Ini harus didengar dijalankan,” tegas VDB dalam sambutannya.

Pidato diduga VDB ini dibarengi teror serta intimidasi ini tertuang dalam rekaman suara Victor berdurasi 35 menit saat memberikan sambutan di hadapan seluruh kepala lembang dan dusun se Tana Toraja beberapa waktu lalu. di kediaman pribadi VDB di

Pernyataan orang nomor dua di lingkup pemerintahan Tana Toraja itu praktis memicu amarah netizen di daerah yang dikenal memiliki banyak objek wisata alam.

Salah satunya berasal dari Sandabunga Aisyah.

Dalam akun facebook miliknya yang tersebar di group Forum Politik Facebooker-Toraja (FPFT-Toraja) terposting sejak Senin 11 Maret kemarin, meyanyangkan bahkan kecewa atas sikap dan cara-cara VDB berpolitik.

“Saya sangat kecewa dengan cara VDB bermain politik praktis untuk Pilcaleg. Mengumpulkan para Kepala Lembang dirumahnya di Tampo dan di Gasing dirumah Pak Bongga dengan cara-cara intimidasi,” kata Sandabunga.

Parahnya lagi lanjut Sandabunga, adanya pernyataan VDB yang menyudutkan seluruh caleg DPR RI Toraja yang disebut tidak memiliki peluang terpilih di Pileg tahun ini.

Sehingga harus memilih figur lain dari luar Toraja.

“Jelas saja caleg solata tak akan ada yang lolos ke Senayan jika pemimpimnya sudah membelot duluan,” bebernya. (*)

PDAM Makassar