Jokowi Larang Sekolah Serahkan Resiko Vaksin Anak ke Wali Murid

Pemkot Makassar SC
PDAM MAKASSAR

SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Beredar surat kesediaan vaksin dan menanggung risiko pasca-vaksin anak yang diterima orang tua atau wali murid membuat Presiden Ri Joko Widodo geram.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun langsung mengeluarkan pernyataan yang melarang pihak sekolah meminta orang tua menandatangani surat kesediaan menanggung risiko setelah vaksinasi anak.

Arahan Jokowi itu disampaikan Kantor Staf Presiden (KSP), dimana KSP selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kemendikbud-Ristek untuk membahas hal ini.

“Presiden memerintahkan jangan ada lagi sekolah yang meminta tanda tangan orang tua/wali murid yang menyatakan sekolah tidak bertanggung jawab bila terjadi hal-hal tertentu akibat vaksin anak,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo dikutip dari detik.com.

Jokowi sendiri menerima laporan dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko soal keluhan masyarakat terkait surat pernyataan kesediaan vaksin, dimana dalam surat itu disebutkan, segala risiko pasca-vaksin ditanggung oleh orang tua/wali murid.

Masyarakat menilai surat pernyataan yang diberikan sekolah merupakan bentuk pemaksaan.

KSP pun menegaskan penanganan gejala pasca-vaksin anak sepenuhnya tanggung jawab negara, termasuk soal biaya. Untuk peserta JKN ditanggung BPJS, dan non-JKN ditanggung APBN.

Sampai saat ini, Komnas KIPI belum menerima laporan adanya gejala pasca-vaksin yang berujung pada kematian. Namun bila ditemukan, dia berharap pihak terkait melapor ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

BAPENDA Makassar SC
Pangkep SC