SUARACELEBES.COM, SIDRAP – Sekitar 50-an warga masyarakat Desa Carawali, Kecamatan Wattangpulu, Kabupaten Sidrap diberikan pencerahan tentang bahaya dampak Narkoba, Psitropika dan Zat Adiktif (Napza).
Seperti yang dilakukan di kecamatan Panca Lautang, tepatnya di desa Carawali, Sabtu (16/09/2017).
Puluhan pemuda di desa ini didaulat sebagai duta perwakilan Anti Narkoba. Mereka dipercaya menjadi penyambung corong pemerintah untuk memberikan pencerahan bahaya narkoba.
Diketahui, Napza ini sudah mulai merambah desa-desa yang ada di Wilayah Sidrap. Sebab hal itu terlihat hasil pengungkapan kasus Narkoba oleh Polres Sidrap menempati urutan kedua setelah Makassar yakni 97 Laporan Polisi tertindak lanjuti dengan 117 orang ditetapkan tersangka.
“Paling banyak kasus terungkap pelakunya dari Desa di Sidrap. Nah, inilah sasaran kami melakukan terus sosialisasi dan penyuluhan hukum tentang bahaya narkoba,”ungkap Makmur saat memberikan pencerahan hukum, dihadapan 50-an warga Carawali.
Menurutnya, salah satu cara menekan angka penyalahgunaan Napza ini dengan cara mempercayakan warga masyarakat sebagai duta anti narkoba.
Tampil sebagai pemateri diantaranya Kepala Kesbangpol Sidrap Makmur Tahayyang, KBO unit Satnarkoba Polres Sidrap IPDA Amiruddin, Edy Basri Jurnalis harian Fajar dan H. Purmadi wartawan Berita Kota Makassar.
Salah satu mantan pemakai Narkoba berat La Rano (34) mengaku tersadar dari penyalahgunaan narkoba karena mendapat hidayah saat menjalani penjara selama beberapa tahun dan menjalani rehabilitasi di Makassar.
“Saya keluar masuk penjara dan rehab karena narkoba. Alhamdulillah, saya melawan ketergantungan saya memakai sabu-sabu dengan istiqomah dan shalat 5 waktu,”ungkap Rano disambut applaus meriah peserta sosialisasi yang hadir.









