SUARACELEBES.COM, ENREKANG — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Sila H. Pulungan, melakukan kunjungan kerja perdana ke Kejaksaan Negeri Enrekang, Rabu (13/5/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan progres pembangunan infrastruktur guna menunjang kinerja serta kesejahteraan pegawai di lingkungan Adhyaksa Enrekang.
Dalam kunjungan itu, Kajati Sulsel didampingi Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Selatan, Asisten Pembinaan Abdillah, dan Asisten Intelijen Ferizal. Rombongan disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang, Andi Fajar Anugerah Setiawan, bersama jajaran.
Kajati Sulsel meninjau langsung proses renovasi kantor serta pembangunan mess pegawai Kejari Enrekang yang dibiayai melalui Anggaran Tahun 2026 dengan nilai proyek mencapai Rp14,5 miliar.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan target waktu yang telah ditetapkan. Kajati menegaskan pentingnya penyediaan fasilitas mess pegawai sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan aparatur.
“Kita harus mendukung pemenuhan mess pegawai ini agar rekan-rekan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ekstra untuk kontrakan. Keberadaan fasilitas yang memadai akan sangat menunjang fokus dan produktivitas kerja,” ujar Sila Pulungan.
Dalam pemaparannya, Kajari Enrekang Andi Fajar Anugerah Setiawan menyampaikan kondisi objektif satuan kerja yang dipimpinnya. Untuk tahun anggaran 2026, Kejari Enrekang memiliki pagu anggaran sebesar Rp20,79 miliar dengan realisasi mencapai 38 persen. Sementara jumlah pegawai tercatat sebanyak 50 orang yang terdiri atas 13 jaksa dan 37 staf tata usaha.
Saat memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai, Kajati Sulsel mengingatkan pentingnya rasa syukur dan integritas dalam menjalankan tugas. Ia menyebut kunjungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawabnya pada hari kedelapan setelah dilantik sebagai Kajati Sulsel.
“Kunjungan kerja ini merupakan amanah dari Bapak Jaksa Agung untuk memastikan seluruh arahan dan petunjuk pimpinan pusat dilaksanakan dengan baik di daerah. Ini adalah fungsi pengawasan dan kontrol saya selaku pimpinan,” tegasnya.
Dalam arahannya, Kajati Sulsel menekankan sejumlah poin penting kepada jajaran Kejari Enrekang, di antaranya evaluasi penyerapan anggaran secara berkala di setiap seksi, percepatan pelaksanaan program kerja agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, serta menjaga soliditas internal demi mempertahankan marwah institusi Kejaksaan.
Asisten Pembinaan Kejati Sulsel, Abdillah, turut memberikan arahan terkait pelaksanaan lelang hasil bongkaran bangunan lama Kejari Enrekang agar dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menyoroti pentingnya percepatan penyerapan anggaran yang dinilai masih minim.
Sementara itu, Asisten Intelijen Ferizal meminta jajaran Kejari Enrekang untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan dan penerangan hukum kepada masyarakat, termasuk melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS). Ia juga mendorong agar penyuluhan hukum difokuskan pada bahaya penyalahgunaan narkotika.









