SUARACELEBES.COM, JAKARTA – Protokol kesehatan (Prokes) jelang mudik lebaran tahun 2022 kini dilonggarkan oleh pemerintah.
Akibatnya, diprediksikan mudik tahun ini bakal membludak berbeda dengan mudik di dua tahun sebelumnya yang landai dikarenakan prokes Covid-19 yang ketat.
Untuk itu, Bank Indonesia (BI) menambah persediaan uang tunai dari Rp175,26 triliun menjadi Rp202,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan Lebaran tahun ini.
“Dari sisi tunai kami tingkatkan (persediaan untuk Lebaran) sebesar Rp27 triliun menjadi Rp202,7 triliun,” ungkap Deputi Gubernur BI Aida S Budiman dikutip dari CNNindonesia.com.
Di tahun ini, total uang tunai yang disiapkan pihak BI tahun ini naik sekitar 31 persen dibandingkan dengan posisi 2021. Kenaikan ini seiring dengan perkembangan ekonomi yang membaik.
BI pun akan memperkuat titik-titik penukaran uang baik bekerja sama dengan perbankan dan kas keliling BI, serta aplikasi SIPINTAR untuk mengurangi kerumunan dan agar masyarakat lebih nyaman.
Sebelumnya, Aida mengatakan BI memperluas layanan penukaran uang di 5.013 titik. Rinciannya, 453 titik di antaranya berada di Jabodebek dan 4.560 lainnya di luar Jabodebek, dimana setiap orang hanya dapat menukarkan uang maksimal Rp3,8 juta.
Rp3,8 juta tersebut terdiri dari satu pack pecahan Rp1.000 senilai Rp100 ribu, 1 pack pecahan Rp2.000 senilai Rp200 ribu, satu pack pecahan Rp5.000 senilai Rp500 ribu, satu pack pecahan Rp10 ribu senilai Rp1 juta, dan pecahan Rp20 ribu senilai Rp2 juta.
Penukaran uang di kas keliling BI sendiri saat ini sudah tersedia, dimana Bank sentral membuka layanan penukaran hingga 29 April 2022.










