SUARACELEBES.COM, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menerima kunjungan pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulsel di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (22/8).
Kunjungan ini dalam rangka mengundang SYL sebagai pembicara dalam sebuah seminar yang merupakan rangkaian acara Resepsi Ulang Tahun PSMTI ke-17 di Hotel Rinra, besok, Rabu (23/8).
Selain seminar kegiatan yang mengangkat tema “Menjaga Kebersamaan Dalam Bingkai Kebhinekaan”, PSMTI juga menggelar rapat kerja tahunan.
Ketua panitia, Emmy Jita mengatakan selain Gubernur Sulsel, pihaknya juga mengundang Forkopimda Sulsel untuk membahas perekonomian.
“Selain gubernur kami mengundang, Pangdam XIV Hasanuddin dan Kapolda Sulsel. Acara ini akan dihadiri sekitar 300 peserta,” ujarnya didampingi oleh pengusaha Wilianto Tanta yang juga ketua PSTMI Sulsel.
Sementara itu, Wilianto mengaku bangga dengan pertumbuhan ekonomi Sulsel. Bahkan nama Sulsel disebut Ketua MPR RI dalam Sidang Tahunan MPR RI baru-baru ini.
SYL menyatakan kesediannya untuk hadir. Pemilihan tema ekonomi untuk seminar dikatakan tepat dengan kondisi Sulsel saat ini dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.
“Di Sulsel uang beredar dua hingga tahun ke depan akan berkembang beberapa kali lipat. Sulsel masuk kategori masyarakat dengan daya beli di atas tiga ribu dolar, masuk kategori berkembang menuju maju, nah kita di atas empat ribu dollar,” katanya.
Kondisi Sulsel digambarkan oleh SYL sama dengan kondisi awal China dan Korea Selatan. Tujuh tahun pertama pertumbuhan ekonomi berada di atas tujuh persen. Dengan kondisi demikian maka uang berputar sendiri, pemerintah tinggal melakukan pengaturan secara konsisten.
Di Sulsel, pendapatan perkapita ketika dia menjabat sebagai gubernur tahun pertama hanya sembilan juta rupiah dan saat ini Rp53 juta. Lima tahun pertama Rp13 juta kemudian melompat ke angka Rp30 juta perkapita pertahun. (*)









