Ternyata Pembayaran Sewa Lahan Buloa Hanya Lewat Kantong Plastik Hitam

Pemkot Makassar SC
BAPENDA Makassar SC

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Saksi kasus dugaan Korupsi Sewa Lahan Buloa, Arwin selaku Kepala satuan pengelolah proyek New Port mengungkap bagaimana proses pembayaran sewa lahan oleh PT. Pembangunan Perumahan kepada Rusdin dan Jayanti sebagai pihak yang mengaku pemilik hak garap di lahan buloa.

Proses pembayaran sewa lahan berlangsung di ruko Astra Daihatsu Jalan Gunung Bawakaraeng milik Jentang pada tanggal 31 Juli 2015. Arwin mengaku dihadapan Majelis Hakim bahwa pembayaran tersebut dilakukan secara tunai dengan menggunakan kantong plastik berwarna hitam

Sempat meragukan keterangan Saksi, Jaksa Penuntut Umum akhirnya menanyakan kembali terkait keberadaan uang sewa dan siapa penerima uang tersebut.

“darimana saudara saksi tahu kalau itu uang dalam kantong plastik, dan siapa yang menerima,?” tanya Kamaria, selaku Jaksa

Arwin yang sejak awal pertemuan hingga pembayaran sewa lahan turut hadir, menjelaskan dengan tegas bahwa dirinya ada saat pembayaran dilakukan namun tidak tahu pasti siapa yang mengambil uang dalam kantong plastik berisi Rp.500juta tersebut

“setelah tanggal 30 juli ditandatangani kontrak, besoknya dilakukan pembayaran di ruko astra, pembayarannya secara tunai, saya liat uang itu dalam kantong plastik hitam, tapi saya tidak tahu siapa yang ambil antara Jentang atau Rusdin,” ujar Arwin

Fakta persidangan ini berbeda dengan apa yang telah disampaikan oleh Penasehat Hukum Rusdin dan Jayanti, Zamzam beberapa waktu lalu yang mengaku bahwa proses pembayaran sewa lahan dilakukan dengan cara transfer melalui dua rekening kliennya.

Badan Intelijen Negara
Pangkep SC