banner dprd mkassar
HUKUM  

Dituding Gelapkan Uang Terdakwa, Ini Kata Jaksa Kasus Korupsi Laikang

pemprov sulsel

SUARACELEBES.COM, MAKASSAR – Uang sebesar Rp200 juta, yang diserahkan Kepala Desa Laikang, Sila Bin Laidi kepada penyidik Pidsus Kejati Sulsel pada Selasa, 10 Januari 2017 lalu, saat ini masih berada di rekening penampungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

Keberadaan uang tersebut diperterang oleh Kasi Penuntutan Kejati Sulsel, Sandi Rozali Subhan yang membantah uang tersebut digelakan atau disalahgunakan penyidik untuk kepentingan pribadi.

“Uang itu aman, di rekening penampungan Kejati Sulsel di BRI. Kalau mau cek, silahkan. Ada kok uangnya,” tukas Sandi.

Dikatakan Sandi uang itu belum diserahkan ke kas negara karena belum dinyatakan sebagai kerugian negara berdasarkan putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap.

Sehingga untuk sementara, uang itu juga masih digunakan sebagai barang bukti untuk tersangka berikutnya yang segera bergulir di persidangan.

Terkait dengan tuntutan mengganti kerugian negara yang tidak dibebankan kepada Sila Bin Laidi, padahal terdakwa telah menyerahkan kerugian negara, menurut Sandi pihaknya memang sengaja tidak menyebutkan di amar tuntutan jaksa.

Alasannya karena penggantian kerugian negara masih dapat dibebankan kepada tersangka berikutnya. “Kita tidak menyebut dulu Rp200 juta itu dirampas karena masih dipergunakan sebagai barang bukti dalam perkara yang akan datang,” jelas Sandi.

Sementara itu, Kepala Desa Laikang, Sila Bin Laidi, terdakwa korupsi penjualan lahan negara di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar, usai sidang agenda jawaban jaksa atas nota pembelaan terdakwa, menyesalkan tuntutan jaksa kepadanya sangat tinggi yakni 3.5 tahun

Padahal dirinya telah mengembalikan uang Rp200 juta yang dianggapnya sebagai kerugian negara. Pengembalian uang itu juga, sebelumnya kata Sila menjadi burgening agar tuntutan hukumannya kelak diringankan.

“Saya berencana meminta uang itu dikembalikan kepada saya. Karena tuntutan jaksa tinggi sekali Ki juga,” pungkas Sila

Call Center PU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *